Hadirkan Guru Besar Unhas, Pemkab Butur Gelar FGD untuk Penyusunan PPKD

33

BURANGA, BKK- Pemerintah daerah (Pemda) Buton Utara (Butur) menggelar focus group discussion (FGD), dalam penyusunan dokumen pokok-pokok pikiran pemajuan kebudayaan daerah (PPKD).

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Bappeda Butur ini, Selasa (12/10), menghadirkan Prof Dr Pawennari Hijjang, dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanudin (Unhas).

Dalam sambutannya, Bupati Butur, Ridwan Zakariah mengatakan, berdasarkan Undang-undang Nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan sebagai acuan legal formal untuk mengelolah kekayaan budaya Indonesia.

“Kegiatan ini dilakukan dalam rangka untuk mendapatkan masukan-masukan yang sangat penting dari rencana penyusunan PPKD untuk pembangunan di bidang kebudayaan di Kabupaten Buton Utara ke depan,” kata Ridwan Zakaria.

Dijelaskannya, pemajuan budaya nasional dan budaya daerah berdampak terhadap banyak sektor kehidupan, berpengaruh terhadap kepribadian, ketahanan, kerukunan, dan kesejahteraan bangsa, yang artinya bahwa kemajuan budaya tidak berdiri sendiri tetapi terintegrasi terhadap banyak aspek.

“Butur memiliki keragaman budaya dengan sejumlah adat istiadatnya yang perlu dipertimbangkan untuk dilindungi, dikelolah dan diperkuat,” ucapnya.

Ridwan mengungkapkan, pokok-pokok pemikiran pemajuan kebudayaan Butur nanti akan menjadi bagian solusi dari peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Olehnya itu, dirinya berharap, kegiatan FGD tersebut dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan masukan-masukan penting dalam hal kebudayaan.

“Semoga kerja sama seperti ini bisa dilanjutkan di tahun-tahun mendatang untuk penelitian ataupun dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Prof Pawennari menerangkan, budaya daerah perlu dikembangkan agar eksistensinya tidak hilang, sehingga anak cucu dimasa depan dapat merasakan akan kekayaan budaya di Indonesia.

“Karena hal tersebut, maka kita perlu melestarikan kebudayaan daerah,” tuturnya.

Adapun tujuan pemajuan Kebudayaan, jelasnya untuk mengembangkan nilai-nilai luhur budaya bangsa, memperkaya keragaman budaya, memperteguh jati diri bangsa, mencerdaskan kehidupan bangsa, meningkatkan citra bangsa, mewujudkan masyarakat madani.

“Selain itu, meningkatkan kesejahteraan rakyat, melestarikan warisan budaya bangsa, dan mempengaruhi arah perkembangan peradaban dunia, sehingga kebudayaan menjadi haluan pembangunan nasional,” imbuhnya. (dar/man)

Facebook Comments Box