Direktur Tambang Kapur di Muna Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penipuan

49

KENDARI, BKK- Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) menetapkan Direktur Utama PT Lakarinta Meleura Sejahtera inisial DLP sebagai tersangka kasus penipuan dan penggelapan.

Menurut polisi, Direktur Tambang Kapur ini telah menipu warga Desa Lakarinta Kecamatan Lohia hingga mengalami kerugian hingga Rp280 juta.

Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat (Kasubbidpenmas) Polda Sultra Komisaris Polisi (Kompol) Dolfi Kumaseh membeberkan, Rabu (6/10), penipuan dan penggelapan yang dilakukan oleh tersangka terjadi awal 2017.

Saat itu, beber dia, salah satu terlapor meminta dana kepada bendahara PT Lakarinta Meleura Sejahtera.

Kemudian bendahara perusahaan ini meminjam dana kepada masyarakat dan dana yang sudah dipinjam diberikan kepada tersangka.

“Dana ini dipergunakan untuk perusahaan. Proses peminjaman dana oleh pihak perusahaan terus dilakukan hingga Februari 2020.  Tersangka berjanji jika menjadi direktur akan ada anggaran Rp50 miliar yang cair. Namun tidak terealisasi, penggunaan dana masyarakat yang dipinjam belum dipertanggungjawabkan,” papar Dolfi.

Ia melanjutkan, atas kejadian tersebut, masyarakat yang dipinjam dananya mengalami kerugian hingga Rp280 juta dan melapor ke Mapolda Sultra.

“Penyidik telah memeriksa 4 orang saksi. Dari hasil gelar perkara, direkturnya ditetapkan sebagai tersangka. Besok (hari ini, red) yang bersangkutan dilakukan pemanggilan dan diperiksa sebagai tersangka,” katanya. (cr2/iis)

Facebook Comments Box