Pemda Buteng Resmi Laporkan Dugaan Pengrusakan Ramdis

702
LABUNGKARI, BKK – Pemerintah Kabupaten Buton Tengah akhirnya secara resmi melaporkan ke Pihak Kepolisian Resort (Polres) Muna atas dugaan pengrusakan kenderaan dinas berplat nomor DT 1027 Y milik Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buton Tengah.
Dugaan pengrusakan ramdis tersebut merupakan bentuk luapan warga Desa Wakumoro, Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, di karena jalan di desanya yang berstatus jalan provinsi itu belum juga diaspal.
Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Buton Tengah Akhmad Sabir, membenarkan terkait laporan polisi yang sudah dimasukkan ke polres muna. Langkah tersebut merupakan langkah pemerintah guna untuk melindungi aset negara miliknya
“Tadi kita sudah buat laporan polisi di polres muna, saya bersama kepala dinas lingkungan hidup, kita langsung ketemu dengan kasat reskrim serta unit pidana umum polres muna,” Ungkapnya saat menghubungi awak media.
Meski sudah diamankan ke polres muna, Pihak pemda Buton Tengah sangat menyayangkan atas dugaan pengrusakan serta penyanderaan mobil dinas tersebut.
“Kita sangat sayangkan atas kejadian ini, apalagi mobil tersebut sudah disandera selama 20 hari lamanya, saat itu kadis lingkungan hidup melintas usai melakukan perjalanan dinas di kendari melewati kabupaten muna, dan ternyata disana ada aksi, kadis lingkungan hidup pun tidak menduga atas kejadian upaya pengambilan paksa mobil dinas untuk dijadikan sandera,” bebernya
ia berharap, peristiwa penyanderaan mobil dinas tidak terulang kembali meski alasannya untuk mendapatkan perhatian dari pemerintah, hal tersebut tidak dibenarkan.
Facebook Comments Box