Syarat Keluar Masuk Kota Kendari: Kartu Vaksin dan Hasil Tes PCR

104
Sulkarnain. (FOTO: MITA/BKK)

KENDARI, BKK- Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menetapkan bagi pelaku perjalanan untuk menunjukkan kartu vaksin dan hasil tes usap (swab) PCR (polymerase chain reaction) bebas coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Hal itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Kendari Nomor 440/4463/2021 terkait perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Level 3.

Wali Kota Kendari H Sulkarnain menjelaskan, Selasa (27), bagi pelaku perjalanan domestik yang menggunakan mobil pribadi, sepeda motor, dan transportasi umum jarak jauh (pesawat udara, bis, kapal laut, dan kereta api) harus menunjukkan kartu vaksin, minimal vaksinasi dosis pertama.

“Selain kartu vaksin, pelaku perjalanan juga harus menunjukkan hasil PCR H-2 untuk pesawat udara serta tes antigen (H-1) untuk moda transportasi mobil pribadi, sepeda motor, bis, kereta api

dan kapal laut,” papar Sulkarnain.

Berbeda dengan pelaku perjalanan, untuk sopir  kendaraan logistik dan transportasi barang lainnya dikecualikan dari ketentuan ini.

“Meski demikian, kita minta mereka tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes), seperti, memakai masker dengan benar dan konsisten saat melaksanakan kegiatan di luar rumah, serta tidak diizinkan penggunaan face shield dan tanpa menggunakan masker, ” bebernya.

Sulkarnain menambahkan, kebijakan itu dilakukan melalui koordinasi antara seluruh unsur yang terlibat, mulai dari ketua RT/RW, lurah, satuan perlindungan masyarakat (satlinmas), dan bhayangkara.

“Koordinasi juga dilakukan bersama bhayangkara pembina kamtibmas (bhabinkamtibmas), satuan polisi pamong praja (satpol-PP), tim penggerak pemberdayaan kesejahteraan keluarga (TP PKK), pos pelayanan terpadu (posyandu), dasawisma, tokoh masyarakat, tokoh pembina keamanan dan ketertiban masyarakat,” tutupnya. (cr1/iis)

Facebook Comments Box