Bandara Haluoleo Wajibkan Penumpang Punya Sertifikat Vaksin dan Hasil Tes PCR

1.256
Bandara Halu Oleo Kendari

KENDARI, BKK- Kepala Bandar Udara (Bandara) Haluoleo Kendari Benyamin Noach Apituley mengungkapkan, Senin (12/7), setiap penumpang pesawat yang ingin melakukan penerbangan wajib vaksin.

Aturan ini, kata dia, menindaklanjuti Surat Edaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Nomor SE 45 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dalam Negeri dengan Transportasi Udara pada Masa Pandemi Covid-19 yang mulai awal Juli 2021.

Dijelaskan, SE Kemenhub itu menyatakan, syarat dokumen bagi calon penumpang penerbangan antarbandara di Pulau Jawa, penerbangan dari atau ke bandara di Pulau Jawa, dan penerbangan dari atau ke bandara di Pulau Bali, dan penerbangan pesawat dari atau ke bandara Pulau Sulawesi yaitu memiliki sertifikat vaksin Covid-19 pertama.

“Kami sudah menerapkan aturan tersebut,” tegasnya, kemarin.

“Jika belum memiliki sertifikat vaksin, maka kami arahkan untuk melakukan vaksinasi di Bandara Haluoleo,” ungkapnya.

Ia menyebut, pihaknya telah menyiapkan fasilitas bagi penumpang pesawat yang ingin melakukan vaksinasi Covid-19 dengan gratis.

“Bekerjasama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Kendari Wilker Bandara Haluoleo yang menyiapkan tenaga medis,” ujarnya, melalui telepon seluler.

Ia melanjutkan, selain sertifikat vaksin, penumpang pesawat juga harus memiliki surat keterangan hasil tes negatif PCR (polymerase chain reaction) yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan.

“Bandara sangat patuh dan taat dengan aturan yang dikeluarkan oleh Satgas Pengendalian Covid-19 untuk menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan,” ucapnya.

Pihaknya mendukung pemberlakuan protokol kesehatan yang ketat bertujuan mengurangi sebaran Covid-19. Penumpang harus tetap patuh dan saat protokol kesehatan meskipun sudah divaksin.

“Kami berharap dengan pemberlakuan protokol kesehatan yang secara kolektif ditambah ketersediaan vaksin, maka perang melawan pandemi Covid-19 bisa diatasi atau diakhiri,” tutupnya. (cr4/iis)

Facebook Comments Box