Ali Mazi: Semua Pelaku Perjalanan Masuk Sultra Wajib Swab PCR

494
Ali Mazi. (FOTO: FAYSAL/BKK).

KENDARI, BKK- Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor: 550/2841 tentang Ketentuan Protokol Transportasi Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro Terbatas.

Kebijakan ini ditempuh sehubungan dengan perkembangan kasus coronavirus disease 2019 (Covid-19) di beberapa daerah termasuk di Sultra mengalami trend peningkatan kasus.

“Bahwa semua pelaku perjalanan melalui darat, laut, dan udara yang berasal dari luar Provinsi Sultra ke wilayah Provinsi Sultra diwajibkan melakukan tes swab RT-PCR (reverse transcription polymerase chain reaction​),” kata gubernur, Rabu (7/7).

Orang nomor satu di Bumi Anoa ini juga meminta semua pelaku perjalanan wajib melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah atau di tempat tinggal selama 2 hari, sebelum kembali beraktivitas seperti biasa.

“Pelaku perjalanan yang melakukan isoman jika terdapat gejala indikasi Covid-19 wajib segera melakukan swab RT-PCR. Jika dinyatakan positif, segera memberi data informasi ke satgas Covid-19 setempat untuk keperluan 3T (testing, tracing, treatment),” jelasnya.

Selain itu, lanjut dia, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro pada zona positif dan indikatif persebarannya dengan berpedoman pada ketentuan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 17 tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.

“Penggunaan transportasi umum, angkutan massal, taksi konvensional dan online, ojek pangkalan dan online, dan kendaraan sewa/rental dapat beroperasi dengan melakukan pengaturan kapasitas. Jam operasional dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat yang pengaturannya lebih lanjut diatur oleh pemerintah kabupaten/kota masing-masing,” ungkapnya.

Masih kata dia, masing-masing kabupaten/kota agar segera mengaktifkan satgas sampai tingkat rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW). (cr3/iis)

Facebook Comments Box