8 Lab Tes PCR di Sultra yang Diakui untuk Syarat Penerbangan

8.281
Ilustrasi

Kendari, BKK- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan mulai 12 Juli 2021, Pemerintah Indonesia hanya mengakui hasil tes PCR dari 742 laboratorium yang terafiliasi dengan Kemkes sebagai syarat perjalanan atau penerbangan.

Berdasar laman resmi Kemkes, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan kebijakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan setiap penumpang dalam bepergian serta menekan laju penyebaran virus corona penyebab Covid-19. Data dari hasil pemeriksaan swab PCR/antigen tersebut akan masuk dalam data New All Record (NAR) yang terkoneksi dengan aplikasi PeduliLindungi.

“Untuk lab-lab yang belum memasukkan data ke NAR, mulai 12 Juli 2021 hasil swab PCR/antigennya tidak berlaku untuk penerbangan atau perjalanan,” ujar Menkes Budi, Minggu (12/7).

Daftar 742 Lab Pemeriksa yang berada di bawah Kemenkes itu tercantum dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/4642/2021 tentang Penyelenggaraan Laboratorium Pemeriksaan Covid-19.

Di Provinsi Sulawesi Tenggara tercatat ada 8 RS yang masuk dalam daftar tersebut, yaitu, RS Bahteramas Provinsi Sultra, RS Antam Kolaka, RS Benyamin Guluh Kolaka, RS Djafar Harun Kolaka Utara, RS dr Ismoyo Kendari, RS Konawe, RSUD Bombana, dan RSUD Baubau. (tim/iis)

Facebook Comments Box