Wagub Turut Berduka Cita atas Meninggalnya 6 Mahasiswa UHO

130
Ilustrasi

KENDARI, BKK – Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Lukman Abunawas menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya 6 mahasiswa D3 Teknik Mesin Universitas Halu Oleo (UHO) akibat kecelakaan mobil yang ditumpangi, Senin (7/6) sekitar pukul 17.30 Wita. Kecelakaan terjadi di jalan poros Desa Lameroro Kecamatan Rumbia Kabupaten Bombana.

“Saya Lukman Abunawas sebagai Wagub Sultra dan juga keluarga besar dari alumni civitas UHO Kendari menyampaikan belasungkawa dan turut berduka cita atas meninggalnya saudara kita, teman kita mahasiswa dari Fakultas Teknik UHO. Semoga arwahnya diterima disisi Allah dan diampuni dosa-dosanya, Amin,” katanya, Selasa (8/6).

Orang nomor 2 di Bumi Anoa ini juga menyampaikan kepada keluarga yang ditinggalkan, baik orangtua maupun saudara yang menerima berita duka tersebut, agar menerima dengan ketabahan dan kesabaran.

“Artinya, kita amat mencintai anak kita, tapi Allah lebih mencintai. Kita ikhlaskan,” ucap pria dengan sapaan LA ini.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Kepolisian Resor (Polres) Bombana Ajun Komisaris Polisi (AKP) Muhammad Arifin Fajar kepada wartawan menerangkan, kendaraan para mahasiswa dari arah Kendari menuju Kasipute, tiba di Kelurahan Lameroro mengalami pecah ban sehingga mobil tersebut terguling dan menabrak pohon.

Informasi yang diterima wartawan koran ini, kesembilan mahasiswa itu baru saja melakukan penelitian di perusahaan tebu PT Jhonlin di Bombana. Setelah melakukan penelitian, mereka hendak mencari makan di daerah Kasipute. Dalam perjalanan itulah mereka mengalami kecelakaan yang menyebabkan 6 meninggal dunia dan 3 luka-luka.

Adapun yang meninggal dunia, yaitu Olaf Cahyadi (19) asal Desa Saralae Kecamatan Kulisusu Kabupaten Buton Utara (Butur), Syawaludin (19) asal Desa Kafofo Kecamatan Kuntukowuna Kabupaten Muna, Risky Adrianus (20) asal Desa Wentulasi Kecamatan Wakorumba Kabupaten Buton Utara (Butur), Indra Taufik (20) asal Desa Laiba Kecamatan Parigi Kabupaten Muna, Arsyad Arifudin (23) asal Desa Lede Kabupaten Taliabo Provinsi Maluku Utara, dan Dede Marwan (20) asal Pulau Wawonii Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep).

Sementara, korban luka-luka yakni Nirwan Paliki (21) asal Kelurahan Wuawua Kota Kendari, Zakaria Ramadhan (20) asal Desa Lindo Kecamatan Wadaga Kabupaten Muna Barat (Mubar), dan Rival Kahmi Gama (21) asal Desa Lampeapi Baru Kecamatan Wawonii Tengah Kabupaten Konkep. (cr3/iis)

Facebook Comments Box