Pasar Murah Diserbu Masyarakat Muna sampai Ludes

29
Yanti Setiawati.

RAHA, BKK-Hanya dalam waktu 2 jam saja, nyaris seluruh kebutuhan pokok yang dijual di pasar murah ludes diserbu pembeli.

Kegiatan pasar murah yang digelar Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Muna, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), dan sejumlah distributor ini, digelar pada Senin (3/5) di Alun-alun Kota Raha.

“Kita berterima kasih kepada Pemkab Muna khususnya TP-PKK yang menggelar pasar murah ini. Semua barang yang dijual harganya jauh lebih murah dari di pasar. Seperti, telur ayam ras kalau di pasar per rak Rp48 ribu tapi di pasar murah ini cuma Rp43 ribu. Kemudian, gula pasir kalau di pasar Rp18 ribu per kg tapi disini cuma Rp12,500. Kami sangat terbantu adanya pasar murah ini,” kata sekelompok ibu-ibu yang masing-masing menyebut diri Zamrah, Herlina, dan Yuyun, tampak memborong sejumlah kebutuhan pokok.

Ketua TP-PKK Muna Yanti Setiawati Rusman SE MSI ditemui wartawan mengatakan, pasar murah digelar untuk membantu masyarakat jelang lebaran Idulfitri 1442 H.

“Hari ini terakhir kita gelar pasar murah dan kegiatan ini rutin kita gelar tiap tahun. Sebelumnya, kita sudah gelar di sejumlah titik, seperti, di Kecamatan Napabalano, Batukara, Pasikolaga, dan hari ini di Kecamatan Katobu,” kata istri Bupati Muna, yang rela bermalam di Muna Timur menggelar pasar murah bersama pengurus PKK.

Agar harga murah, kata Yanti, pihaknya bekerjasama dengan Disperindag, distributor, dan TPID.

Kepala Disperindag La Ode Darmansyah mengatakan, berdasarkan pemantauannya, masyarakat sangat antusias adanya pasar murah ini.

“Malah mereka minta ditambah harinya. Tentu kami berharap dengan adanya kegiatan ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhannya hadapi hari raya Idulfitri. Kami juga berterima kasih pada PKK, khususnya Ibu Yanti yang turun langsung ke lapangan menggelar kegiatan ini,” ujarnya. (tri/iis)

Facebook Comments