Ekonomi Sultra Triwulan I Tubuh Posistif, Ditopang Perbaikan Belanja Pemerintah

101
Bimo Epyanto. (FOTO: WATY/BKK)

KENDARI, BKK- Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Sulawesi Tenggara (Sultra) Bimo Epyanto mengungkapkan, ekonomi Bumi Anoa tumbuh 0,06% pada triwulan I 2021.

“Ekonomi Sultra ditopang perbaikan akselerasi belanja pemerintah serta perbaikan konsumsi rumah tangga dan investasi. Ada 17 sektor sektor usaha di Sultra dan ada 5 sektor utama yang berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi  Sultra yaitu pertanian, pertambangan, industri pengolahan, konstruksi, dan perdagangan.

Dia mengakui, angka pertumbuhan itu masih sangat kecil. Namun, paling tidak sudah menunjukan perkembangan positif.

Bimo menuturkan, kinerja ekspor luar negeri Sultra pada triwulan I tahun 2021 tercatat dapat tumbuh tinggi sebesar 87,48% dengan nilai ekspor ekspor sebesar 781,1 juta US Dollar dan net ekspor sebesar 413,6 juta US Dollar.

“Pertumbuhan ekspor luar negeri tersebut selaras dengan kenaikan permintaan komoditas olahan nikel,” tambahnya.

Bimo menyebut, kondisi impor luar negeri Sultra pada triwulan I 2021 tumbuh sebesar 12,11%, lebih tinggi dibanding periode sebelumnya. Peningkatan impor tersebut selaras dengan upaya peningkatan kinerja industri pengolahan nikel.

Faktor utama dalam pertumbuhan ekonomi di Sultra tidak lepas dari faktor internal dan eksternal. Faktor internal yaitu kebijakan pemerintah dalam melonggarkan aktivitas masyarakat serta optimisme masyarakat, sedangkan faktor eksternal yaitu permintaan komoditas ekspor di bidang Pertambangan.

Kemudian, perbaikan kinerja lapangan usaha pertambangan disebabkan peningkatan aktivitas penambangan dalam rangka memenuhi permintaan industri pengolahan nikel.

“Sementara, negara tujuan ekspor sendiri masih didominasi oleh China, komoditasnya 98% didominasi oleh hasil tambang dan hasil olahan tambang,” tuntas Bimo. (cr4/man)

Facebook Comments