Ridwan Zakariah Dukung Investor Masuk di Butur

25
Ridwan Zakariah

BURANGA, BKK – Bupati Buton Utara (Butur), Ridwan Zakariah mendukung jika ada investor masuk di daerahnya.

Pasalnya, menurut dia, dengan masuknya investor maka sudah tentu ada perkembangan pertumbuhan ekonomi di Butur, juga terbukanya lapangan pekerjaan.

Demikian dikatakan Ridwan saat dimintai tanggapan terkait rencana Gubernur Sultra, Ali Mazi akan memanggil investor tebu yang masuk di daerah tersebut. Pemanggilan pihak PT Sumargo Sawitara, karena sejak mengantongi Hak Guna Usaha (HGU) di Kabupaten Butur sejak 2010 lalu, hingga kini perusahaan tersebut belum juga beroperasi.

Ridwan Zakariah ditemui di kantornya, Selasa (7/4) mengatakan, kehadiran investor perkebunan tebu di Butur sangat dibutuhkan. Menurut dia, kehadiran investor akan sangat mendukung pembangunan daerah. Apalagi jika investor yang hadir akan membuka lapangan kerja yang sangat banyak. “Saya mendukung pak gubernur memanggil investor tebu. Biar bagaimanapun juga, beliau punya wilayah semua. Jadi mungkin dikoordinasikan,” katanya.

Politisi PAN ini mengungkapkan, dirinya mendukung juga adanya investor yang masuk di wilayahnya.  Meski demikian, pihaknya tetap berhati-hati terhadap investor. Apalagi jika investor yang masuk akan merusak lingkungan. “Kan sudah banyak contoh. Tapi tetap kita butuhkan investor. Kita tidak bisa sangkali itu,” tuturnya.

Sebenarnya, terang Ridwan tidak ada kendala dengan PT Sumargo Sawitara jika ingin membuka perkebunan tebu di Butur. Hanya saja selama ini perusahaan tersebut belum beroperasi setelah sekian tahun mengantongi HGU. “Jadi sekarang kita menunggu kesiapan investor saja. Mereka kan sudah masuk sejak 10 tahun lalu. Hanya setelah ada pergantian pimpinan, kenapa mereka tidak lanjut. Sekarang baru mereka mau lanjutkan lagi. Tapi langkah-langkah konkrit di lapangan saya belum lihat ini,” jelas dia.

Sebelumnya, Gubernur Sultra Ali Mazi dan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia berencana akan mengevaluasi perizinan perkebunan tebu tersebut. Ali Mazi mengungkapkan, akan melakukan evaluasi terhadap izin perkebunan tebu tersebut. Pasalnya, potensi itu akan digarap. Ali Mazi juga akan meminta kepada investor untuk segera menjalankan kegiatannya di Butur jika masih mau. (dar/nan)

Facebook Comments