Pria Abeli yang Hamili Anak Tirinya Ditangkap di Sulsel

38

KENDARI, BKK- Warga Kecamatan Abeli Kota Kendari, berinisial S (40), yang melarikan diri setelah dilaporkan menghamili anak tirinya, dibekuk polisi di Kabupaten Luwu Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (12/4) sekitar pukul 04.00 Wita.

“Iya, sudah dijemput sama anggota di daerah Sulsel tadi subuh (kemarin, red),” terang Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Kendari Ajun Komisaris Polisi (AKP) I Gede Pranata Wiguna, kemarin, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Pria ini ternyata melarikan diri di kampung halamannya. Gede mengatakan, terlapor selanjutnya akan menjalani pemeriksaan di Polres Kendari.

“Sementara di jalan (kemarin, red). Nanti kami sampaikan perkembangannya, setelah terlapor tiba dan diperiksa,” ungkap Gede.

Diberitakan, seorang anak berumur 13 tahun sebut saja namanya Bunga, warga Kecamatan Abeli Kota Kendari, dilaporkan hamil 7 bulan, diduga dihamili oleh ayah tirinya berinisial S (40).

Didampingi organisasi Jaringan Perempuan Pesisir Sulawesi Tenggara (JPPST), anak tersebut bersama keluarganya melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi.

Ketua JPPST Mutmainah membeberkan, awal anak tersebut diketahui hamil oleh tantenya pada Rabu (7/4) lalu.

Kata Mutmainah, ibu kandung dan ayah tirinya menyembunyikan kehamilan korban, dan korban dilarang keluar rumah.

“Saat itu tante korban curiga, lalu pergi ke rumah korban mengambil anak itu. Sempat dilarang oleh ibu kandungnya, namun tante korban ini memaksa karena itu kemenakannya,” ujar Mutmainah, dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat (9/4).

“Setelah itu ditanya-tanya oleh sepupunya, anak ini cerita dia dicabuli sejak kelas 5 SD oleh ayah tirinya,” tambahnya.

Mutmainah mengatakan anak itu sekarang kelas 1 SMP, selama ini tinggal bersama mama kandung dan bapak tirinya.

Disebutkan, ayah kandung korban sudah meninggal, ibunya kemudian menikah lagi.

“Ternyata korban dicabuli sejak 2 tahun lalu. Korban tidak berani cerita karena diancam ayah tirinya. Ibu kandungnya juga menyembunyikan itu. Setelah diketahui oleh tantenya, ibu kandung dan bapak tirinya melarikan diri,” ungkap Mutmainah. (cr2/iis)

Facebook Comments