Polisi Kejar Pelaku Pembuang Janin di Kebun Raya UHO

435
Olah TKP yang dilakukan di lokasi penemuan mayat janin. (FOTO:IST)

KENDARI, BKK- Polisi menyelidiki kasus pembuangan janin perempuan yang tergeletak di kawasan hutan Kebun Raya Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Senin (26/4).

“Untuk sementara kita lakukan lidik, cari siapa pelaku pembuangan janin itu,” terang Wakil Kepala Kepolisian Sektor (Wakapolsek) Poasia Ajun Komisaris Polisi (AKP) Rasidi saat dikonfirmasi melalui sambungan telpon, Selasa (27/4).

Rasidi menuturkan pihaknya baru memeriksa satu orang saksi bernama I Putu Eka Sudarsono (40), warga yang pertama menemukan mayat janin tersebut.

“Sampai saat ini belum ada (dari masyarakat sekitar) yang bersedia memberikan keterangan. Nanti kita lakukan pendekatan untuk memintai keterangan,” ujar Rasidi.

Lanjut dia, mayat janin tersebut telah dikuburkan, penyidik telah menerima hasil outopsi dari Rumah Sakit (RS) Bhayangkara.

“Mayat bayi diperkirakan sudah dibuang disitu 3 sampai 4 hari sudah membusuk. Janin berusia sekitar 7 hingga 8 bulan. Intinya lidik tetap kita lakukan,” ujar Rasidi.

Diberitakan sebelumnya, warga Kelurahan Kambu Kecamatan Kambu Kota Kendari digegerkan dengan penemuan mayat jani perempuan yang tergeletak di kawasan hutan Kebun Raya Universitas Halu Oleo (UHO), Senin (26/4) sekitar pukul 10.30 Wita.

Janin terbungkus jilbab biru, pertama kali ditemukan I Putu Eka Sudarsono (40), warga Desa Jati Bali Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) yang akan memasang jerat babi di sekitar lokasi tersebut. (cr2/man)

Facebook Comments Box