Plt Sekretaris DPRD Sultra Dimutasi ke Jabatan Fungsional

25

KENDARI, BKK- Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Trio Prasetio Prahasto dipindahtugaskan ke jabatan fungsional arsiparis lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra.

Trio dilantik bersama 3 pejabat fungsional lainnya, Selasa (6/4), yaitu Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Sultra Rahmat Hasan yang dipindahkan ke Analisis Kepegawaian, dan 2 pejabat di Inspektorat Daerah Sultra yakni Arifuddin dan Nasia La Amba dilantik di Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah (PPUPD).

Keempatnya dilantik sesuai Surat Keputusan (SK) Gubernur Sultra Ali Mazi Nomor 217 Tahun 2021 tentang Pengangkatan Pertama Melalui Penyesuaian/Inpassing Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Fungsional di Lingkungan Pemprov Sultra.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sultra Zanuriah mengatakan, karena dilantiknya 4 pejabat fungsional baru, maka terjadi kekosongan pada 4 jabatan eselon III.

“Setelah dilantiknya mereka ini jabatan yang kosong nanti diisi kembali. Tetapi, kita belum tahu kapan jabatan yang kosong ini akan diisi,” ujar Zanuriah, saat ditemui usai pelantikan.

Khusus kekosongan jabatan Sekretaris DPRD Sultra, Zanuriah mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Gubernur Ali Mazi sebagai pengambil kebijakan.

“Insya Allah dalam minggu ini kita akan selesaikan,” tambahnya.

Sementara, Wakil Gubernur Sultra Lukman Abunawas mengatakan, Plt Sekretaris DPRD Sultra H Trio Prasetyo sudah beralih fungsi sebagai pejabat fungsional.

“Jadi dia fungsional sebagai penata kepegawaian. Sama dengan Plt Kepala Biro Organisasi. Jadi, mereka yang fungsional itu batas usia pensiunnya 65 tahun. Jadi, ada fungsional auditor di inspektorat dan ada juga yang fungsional dinas perpustakaan dan kearsipan. Dan untuk pak mantan sekwan ini di fungsional kepegawaian, yakni di sekretariat,” jelas Lukman, saat di wawancarai di ruang kerjanya, Selasa (6/4).

Ditanya untuk penggantinya? Pria dengan sapaan LA ini mengaku belum mengetahui.

“Jadi saya belum tahu. Karena, sekwan itu aturannya direkomendasikan oleh Ketua DPRD. Jadi pimpinan DPRD mengusulkan,” jelasnya.(cr6-cr3/iis)

Facebook Comments