Pasien Covid-19 di RSUD Raha Nihil

50
Gedung RSUD Raha

RAHA, BKK – Pasien positif Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raha nol kasus.

Ini diungkapkan Direktur RSUD Raha, dr Muhammad Marlin, Selasa (13/4). Kata dia, sejak sebulan lalu, pasien positif Covid-19 sudah tidak ada lagi yang dirawat di RSUD Raha. “Ruangan isolasi sudah kosong lebih sebulan,” katanya.

Dijelaskannya, sejak Januari lalu hingga April ini, pasien positif Covid-19 yang sebelumnya dirawat di RSUD Raha menurun drastis.

“Dulu Kitakan menggunakan rapid tes bagi pasien yang bergejala terpapar virus covid 19. Hasilnya mencapai 100 orang reaktif perbulan. Kemudian kita ianjutkannya dengan tes swab PCR bagi yang reaktif. Kalau saat ini kita sudah menggunakan swab anti gen. Sudah lebih sebulan kita gunakan swab anti gen di RSUD Raha ini. Hasilnya tidak ada pasien yang positif terpapar Covid-19, ” tambahnya.

Lebih lanjut dirinya mengungkapkan, jika swab anti gen ini tidak diperuntukkan untuk umum melainkan hanya diperuntukkan bagi pasien yang bergejala terpapar Covid-19 di RSUD Raha.

“Kalau umum bisa lakukan swab anti gen di puskesmas. Kalau biaya swab anti gen itu Rp 235 ribu. Kita tidak boleh melampaui harga tertinggi dari Kemenkes RI sebesar Rp 275 ribu. Kalau anti bodi itu biayanya Rp 150 ribu sedangkan harga tertinggi dari Kemenkes RI sebesar Rp 170 ribu, ” pungkasnya. (tri/nan)

Facebook Comments