Maju Pilgub, Lukman Abunawas Incar Figur dari Kepulauan

72
Dr H Lukman Abunawas.

KENDARI, BKK- Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tenggara (Sultra) Lukman Abunawas telah menyatakan niatnya untuk tampil sebagai calon gubernur dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 mendatang.

Pelaksanaan pesta demokrasi yang terbilang masih cukup lama, membuat Lukman mengaku lebih hati-hati dalam memilih calon wakil yang akan mendampinginya nanti.

Lukman yang juga merupakan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyebut telah mendapat restu dari partai berlambang kepala banteng ini.

Lukman mengatakan, memiliki hitung-hitungan tersendiri dalam pilgub nanti. Secara umum, kata dia, kolaborasi antara figur dari daratan dan kepulauan sangat menentukan untuk bisa meraup suara sebanyak-banyaknya.

“Idealnya, kita padukan antara daratan dan kepulauan. Karena saya dari daratan (Konawe), jelasnya nanti saat memilih calon wakil, geopolitiknya itu dari kepulauan. Juga, pertimbangan lain seperti perpaduan politisi dengan birokrat dan sebaliknya, atau dengan para pengusaha dan birokrat, TNI/Polri dengan politisi,” ujar Lukman, Kamis (8/4).

Secara demografi, kata Lukman, wajib pilih terbesar berada di daratan, yakni sebesar 61% yang mendiami 8 kabupaten/kota. Secara etnis, sambung dia, suku Tolaki memiliki suara kurang lebih 37% yang mendiami Konawe dan Kolaka Raya. Kemudian, dari kepulauan, seperti Kabupaten Buton yakni 28% dan Muna 14%.

“Tetapi kan ada simpatisan kita juga yang lain seperti dari Bugis, Jawa, Bali, dan lainnya. Tinggal gimana aja nanti kita yakinkan suara rakyat untuk memilih,” tutur Lukman.

Sejauh ini, kata Lukman, selain PDIP, pihaknya telah mendapat dukungan dari parpol lainnya. Menurut dia, pihaknya terbuka akan koalisi dengan semua parpol yang ada di Sultra.

“Kalau saya kan basisnya dari birokrat, cuma sekarang masuk di partai politik (parpol). Namun, ada kemungkinan juga nantinya akan berpasangan dengan figur dari birokrat ataupun dengan anggota parpol,” ucap Lukman.

“Kursi PDIP di Sultra itu ada 5 kursi. Jadi, tentu kita butuh koalisi, karena untuk dapat maju sebagai calon gubernur minimal mengantongi 9 kursi,” ujar mantan Bupati Konawe 2 periode ini. (cr6/iis)

Facebook Comments