Konkep Kembali Bergolak Masalah Tambang

84
Aksi saling dorong antara massa aksi dan Satpol-PP di depan Kantor Bupati Konkep, Senin (12/4). (Husain/BKK)

LANGARA, BKK- Masyarakat Pulau Wawonii kembali bergejolak, puluhan masa aksi dari Wawonii Tenggara yakni Rokoroko Raya melakukan aksi tolak tambang di Kantor Bupati Konawe Kepulauan (Konkep), Senin (12/4).

Aksi dilakukan sebagai bentuk protes terhadap pemerintah yang dikabarkan memasukkan aktivitas pertambangan di dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Konkep.

“Pada Selasa, 23 Maret dilakukan rapat koordinasi pembahasan persetujuan substansi RTRW Konawe Kepulauan di Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Sultra. Dalam rapat yang tidak melibatkan warga Wawonii tersebut ada opsi upaya memasukkan tambang di Pulau Wawonii yakni di Kecamatan Wawonii Tenggara dan Wawonii Selatan,” ungkap Darsono, salah satu orator aksi tolak tambang.

Pantauan wartawan Berita Kota Kendari, dalam aksi tersebut sempat terjadi saling dorong antara massa aksi dengan anggota Satpol-PP saat mencoba menghalang demonstran yang berusaha menerobos masuk kantor bupati.

Tidak berhasil menerobos masuk, akhirnya puluhan demonstran memasang portal di jalan menuju kantor bupati dan menahan para pegawai agar tidak menerobos portal.

“Kita tidak diizinkan masuk, berarti kita juga jangan memberi jalan mereka untuk keluar, karena kita sama-sama berhak untuk memasuki gedung ini. Dan, Kami hanya ingin berdiskusi dengan Pak Bupati terkait isu RTRW yang katanya memberi ruang untuk aktivitas pertambangan,” terika Juslan salah satu orator dalam aksi tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, massa aksi belum berhasil menemui bupati atau perwakilan pemkab, berkait tuntutan mereka dan masih menduduki ruas jalan menuju kantor bupati . (ain/iis)

Facebook Comments