Kemendikbud Dapat Isu Ada Balon Rektor Lakukan Plagiat

169
Prof Takdir Saili. (FOTO: SUMARDIN/BKK)

KENDARI, BKK- Penyaringan bakal calon (balon) Rektor Universitas Halu Oleo ditunda secara tiba-tiba. Ketua Senat UHO Prof Takdir Saili mengatakan, penundaan datang dari permintaan Direktorat Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) karena dicurigai ada tindakan plagiat.

Tahapan Pemilihan Rektor (Pilrek) UHO 2021 telah sampai di tahap penyampaian visi misi dan program kerja, serta penyaringan 7 balon rektor (balrek) yang lolos menjadi 3 calon rektor (calrek).

Prof Takdir Saili secara rinci menjelaskan, penundaan tersebut menyusul adanya surat yang masuk di Dirjendikti Kemendikbud.

“Ada 2 alasan Dirjendikti meminta kepada senat untuk menunda pemaparan visi-misi,  program kerja, serta penyaringan balrek,” tuturnya.

Pertama, beber dia, berkait adanya dugaan balrek yang tidak memenuhi kriteria dan balrek yang dicurigai melakukan tindakan plagiat.

“Saya tidak tahu siapa yang intervensi Dirjendikti, yang jelas 2 hal itu yang menjadi alasan Dirjendikti meminta Ketua Senat UHO melakukan penundaan penyaringan balrek, paling lama dilaksanakan 19 April 2021,” ujarnya, Senin (12/4).

Ia menambahkan, dalam rentang waktu tersebut, pihak Dirjendikti akan memeriksa dan menganalisa kebenaran 2 laporan tadi.

“Keputusan akhir Dirjendikti terus kita tunggu seperti apa hasilnya nanti,” katanya.

Masih kata dia, setelah rampung pemeriksaan 2 laporan oleh Dirjendikti, tahapan teknis penyaringan balrek akan kembali seperti semula. (din/iis)

Facebook Comments