Kemenag Batasi Ceramah Ramadan 15 Menit

44
Fesal Musaad

Kendari, BKK- Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwilkemenag) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengizinkan salat Tarawih berjemaah. Di dalamnya ada acara ceramah. Kemenag mengatur ceramah dengan durasi paling lama 15 menit saja, guna mencegah penularan coronavirus disease (Covid-19).

“Untuk durasi ceramah maksimal 15 menit untuk menyampaikan tausiah, pencerahan kepada umat. Tidak perlu panjang-panjang,” kata Kepala Kanwilkemenag Sultra Fesal Musaad, pekan lalu.

Aturan ini menurut dia, merujuk pada Surat Edaran (SE) Menteri Agama (Menag) RI Nomor 3 Tahun 2021 tentang Panduan Pelaksanaan Ramadan dan Idulfitri 1442 Hijriah, di mana kegiatan beribadah secara berjamaah selama bulan Ramadan itu diperbolehkan, tetapi menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

“Protokol Covid-19 diterapkan, pakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan,” ujar dia.

Pembatas juga diberlakukan untuk pelaksanaan salat Idulfitri, yang dianjurkan di lapangan terbuka, dengan durasi yang singkat juga, tidak perlu berlama-lama.

“Dengan demikian ibadah di bulan suci Ramadan akan berkah, karena menyelamatkan banyak orang,” ujar Fesal. (ara/iis)

Facebook Comments