Jam Kerja ASN Dikurangi Selama Ramadan

35
Nur Endang Abbas. (FOTO: FAYSAL/BKK).

KENDARI, BKK- Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengurangi jam kerja aparatur sipil negara (ASN) selama bulan suci Ramadan.

Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sultra Nur Endang Abbas mengatakan, Senin (12/4), ini merujuk pada aturan Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Nomor 9 Tahun 2021 tentang Penetapan Jam Kerja pada Bulan Ramadan 1442 Hijriah bagi Pegawai ASN di Lingkungan Instansi Pemerintah.

Kata Nur Endang Abbas, jika pada hari biasa selama pandemi jam kerja ASN dengan ketentuan sebagai berikut.

Senin sampai Kamis dari 08.00 Wita sampai 16.00 Wita dengan waktu istirahat satu jam. Lalu, Jumat dimulai 08.00 Wita sampai 16.30 Wita dengan waktu istirahat satu setengah jam.

Sementara, waktu kerja pegawai ASN pada Ramadan diubah, jam kerja Senin sampai Kamis mulai pukul 08.00 Wita sampai 15.00 Wita, dengan waktu istirahat hanya setengah jam yakni pukul 12.00 Wita sampai 12.30 Wita.”

Lalu, jam kerja pada Jumat mulai pukul 08.00 Wita sampai 15.30 Wita, waktu istirahat selama satu jam yakni  pukul 11.30 Wita sampai 12.30 Wita.

“Meski waktu kerja dikurangi, tetapi para ASN harus tetap bisa meningkatkan kinerjanya dan terus berinovasi guna optimalisasi kinerja,” kata Endang.

Jendral ASN Sultra ini menambahkan, walaupun saat ini  dalam suasana pandemi, kerja-kerja ASN sudah tidak seperti dulu.

Dia bilang, pihaknya bakal melakukan sidak bagi para pegawai lingkup pemprov, sehingga bisa secara langsung mengkroscek dan melihat OPD-OPD mana yang tidak masuk atau yang sengaja meliburkan diri di awal Ramadan.

“Namun, bakal ada toleransi bagi mereka yang sakit atau izin tertentu. Karena, kita mengerti bahwa imun seorang ASN dalam bekerja harus selalu bagus. Kita juga harus memastikan bahwa mereka itu sehat kalau ada di kantor. Meski saat ini sudah divaksinasi, namun potensi-potensi penularan harus tetap kita tekan,” ujarnya. (cr3/iis)

Facebook Comments