Hati-Hati Preman, Perempuan pun Ditikam

25

KENDARI, BKK- Warga Kota Kendari berhati-hatilah saat nongkrong di Pelabuhan Tambat Labuh. Empat pelaku penikaman seorang wanita pada Sabtu (10/4) lalu belum tertangkap. Mereka masih berkeliaran bebas dan tidak tertutup kemungkinan kembali melakukan aksi pemalakan.

Wanita korban premanisme pada Sabtu dini hari berinisial LA (21), harus mendapat perawatan di Rumah Sakit (RS) Santa Anna, karena luka tikaman di bagian pinggang.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kemaraya Inspektur Polisi Satu (Iptu) Ridwan membeberkan kronologi penganiayaan berawal saat korban bersama temannya duduk di atas tanggul di Pelabuhan Tambat Labuh.

Korban dan temannya datang sekitar pukul 01.00 Wita, sebelumnya mereka dari Kali Biru Kelurahan Bungkutoko Kecamatan Abeli Kota Kendari.

Sekitar 5 menit setelah korban dan saksi duduk diatas tanggul, datang 4 orang yang tidak dikenal mengendarai motor masing-masing berboncengan.

“Tiga orang dari mereka mendatangi korban, 2 di antaranya membawa senjata tajam. Mereka meminta uang korban untuk membeli minuman (keras). Saat korban berdiri mau mengambil uang, 2 orang yang bawa sajam mendekat, korban merasa dipukul dan ditusuk 2 kali bagian pinggang,” beber Ridwan, Minggu (11/4).

Ridwan mengatakan, para pelaku setelah menganiaya korban kemudian melarikan diri.

“Korbannya perempuan. Saat ini korban sedang dirawat di RS Santa Ana. Untuk para pelaku masih kita lakukan penyelidikan,” katanya. (cr2/iis)

Facebook Comments