Bulog Siapkan 6 Ton Daging Kerbau

116
Ilustrasi

KENDARI, BKK – Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan daging kerbau impor sebanyak 6 ton untuk menjaga dan menstabilkan harga daging jelang Idulfitri.

“Jadi, daging tersebut diperkirakan akan sampai dalam 1 hingga 2 minggu ke depan. Jika dekat habis, kami akan menyiapkan stok daging kerbau lagi,” ujar Kepala Bulog Divre Sultra Ermin Tora, Kamis (29/4).

Dibeberkan, Bulog menyiapkan kebutuhan daging untuk masyarakat Sultra dengan harga sesuai harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp80 ribu per kilogram (kg).

Ermin menuturkan, masyarakat tidak perlu ragu untuk mengkonsumsi daging kerbau. Pasalnya, daging kerbau ini dalam bentuk beku sehingga dalam higienitas terjaga. Sebab, berada dalam suhu yang terjaga juga punya sertifikat halal dari MUI.

“Untuk masyarakat yang menginginkan daging kerbau ini bisa langsung ke kantor Bulog Sultra atau bisa memesan via online pada Instagram Bulog Sultra,” ucapnya.

Ermin bilang, penyimpanan daging kerbau masih tersedia 2 sampai 3 ton dan diperkirakan habis 2 minggu ke depan. Akan ada penambahan daging dan telah setujui kantor pusat untuk mengantisipasi kebutuhan daging menjelang lebaran.

Ermin menambahkan, Bulog mendapat jatah impor daging kerbau sebanyak 80 ribu ton tahun ini secara nasional dan sudah meneken kontrak pengiriman 22 ribu selama periode Maret-Juni 2021. Impor dilakukan secara bertahap, dan sebanyak 6.200 ton daging kerbau beku yang diimpor dari India sudah masuk ke gudang Perum Bulog.

“Daging ini langsung disebarkan ke seluruh Indonesia untuk menstabilkan harga daging sapi yang mengalami kenaikan di bulan Ramadan ini,” tuntas Ermin. (cr4/man)

Facebook Comments