Belum Gajian, Pegawai Konsel Sambut Ramadan Hanya “Telan Air Liur”

73
Ilustrasi

Andoolo, BKK- Banyak warga Konawe Selatan berstatus pegawai namun tinggal di Kota Kendari memilih tidak pulang “baca-baca” pembukaan Ramadan bersama orangtua di kampung halaman. Mereka enggan pulang karena pegawai Konsel belum gajian sampai sejauh ini.

“Tidak enak pulang kampung sama orangtua dengan tangan kosong. Mau bawa apa, belum gajian kita,” kata seorang pegawai Konsel, dengan syarat anonim.

Diberitakan Senin (5/4) lalu, Penjabat (Pj) Bupati Konawe Selatan (Konsel) Andi Tenri Rawe Silondae mengakui gaji aparatur sipil negara (ASN) untuk April ini belum juga dibayarkan.

Menurut dia, keterlambatan dikarenakan pelaporan dana refocusing dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terlambat.

“Benar, hingga kini seluruh ASN di Pemkab Konsel belum menerima gaji bulan April. Itu dikarenakan ada keterlambatan pelaporan dana refocusing oleh setiap OPD dan diserahkan di Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Konsel,” jelasnya, Senin (5/4).

Menggenjot pelaporan tersebut, ia meminta seluruh kepala OPD untuk segera menyampaikan laporannya paling lambat 7 April 2021.

Bila ada OPD yang telat, maka gaji ASN juga akan mengalami keterlambatan dalam pembayarannya.

“Deadline-nya dua hari. Setelah itu DPKAD akan langsung melakukan transfer gaji kepada ASN. Itu pun kepada OPD yang telah selesai pelaporannya. Yang belum maka menunggu setelah dituntaskan,” tegasnya.

Wanita yang juga Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pemprov Sultra ini berharap, seluruh pimpinan OPD untuk segera membuat pelaporan. Begitu juga kepada seluruh ASN untuk tetap melaksanakan kewajibannya dalam melakukan pelayanan administrasi di instansi masing-masing.

“Insya Allah semua tetap berjalan normal. Soal keterlambatan gaji bulan April ini, bukan karena uang tidak ada. Hanya saja ada keterlambatan pelaporan dana refocusing dan semua akan tuntas segera,” terangnya. (ril/iis)

Facebook Comments