Cegah Penyebaran Covid-19, GrabProtect Hadir di Kendari

684
Foto bersama usai peluncuran GrabProtect. (FOTO: WATY/BKK)
KENDARI, BKK  – Grab, meluncurkan GrabProtect dan teknologi geofencing di Kendari bersama dengan Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). GrabProtect hadir sebagai protokol keamanan dan kebersihan untuk meminimalisir resiko penyebaran virus Covid-19  dari transportasi yang dilengkapi dengan fitur keamanan, peralatan kebersihan, serta aturan keamanan terbaru.
Director of East Indonesia, Grab Indonesia Halim Wijaya mengatakan grab juga menghadirkan teknologi geofencing yang dapat mendeteksi dan memberikan peringatan kepada mitra pengemudi Grab yang berkerumun di sebuah area.
Teknologi ini diperkenalkan untuk memastikan mitra pengemudi tetap menjaga jarak aman sesuai imbauan pemerintah, dan juga untuk menjaga kesehatan mereka.
“Mitra pengemudi yang terdeteksi berkerumun, akan menerima peringatan melalui pesan teks atau pop-up di aplikasi mitra pengemudi mereka,” ungkap, Senin (22/3).
Sejalan dengan misi GrabForGood, pihaknya ingin memastikan bahwa setiap orang, termasuk mitra pengemudi dan penumpang, dapat menikmati manfaat dari ekonomi digital. Karenanya, pasti keamanan dan kesehatan menjadi prioritas utama bagi kami untuk mendukung roda ekonomi dapat terus berputar.
Halim menjelaskan, GrabProtect dan teknologi geofencing ini merupakan solusi inovatif  dalam menghadirkan layanan transportasi yang aman bagi masyarakat di tengah pandemi dan juga menjaga kesehatan mitra pengemudi dengan mengawasi mitra pengemudi di lapangan melalui deteksi GPS.
Lanjut Halim, GrabProtect memperkenalkan rutinitas dalam berkendara yang baru agar perjalanan lebih aman melalui armada GrabCar Protect dan GrabBike Protect di Kendari. Kini masyarakat Kendari dapat berkegiatan dengan lebih aman dan nyaman dengan GrabProtect di tengah pandemi.
“Fitur deklarasi kesehatan dan kebersihan online ini akan mengharuskan mitra pengemudi dan pengantaran, serta penumpang untuk memastikan mereka tidak menunjukkan gejala COVID-19 dan telah mematuhi langkah-langkah keamanan serta kebersihan yang diperlukan, sebelum mereka mulai mengemudi, mengantarkan pesanan, atau memesan kendaraan,” imbuhnya.
Pihaknya berharap semoga dengan adanya layanan GrabProtect dan geofencing di Kendari ini dapat membantu masyarakat beraktivitas di tengah pandemi dengan rasa aman dan tetap dapat terus mendukung jalannya roda perekonomian. Mari bersama bergotong royong untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 di Indonesia.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sultra, Hado Hasina, menyampaikan apresiasinya kepada Grab atas dukungannya terhadap pemerintah dalam menekan penyebaran virus COVID-19 melalui berbagai inovasi dan teknologi.
“Layanan GrabProtect dan teknologi geofencing ini sejalan dengan program pemerintah dalam mengimbau masyarakat untuk menegakkan protokol kesehatan. Pihak swasta dan pemerintahan perlu terus bekerja sama dalam melaksanakan standar operasional penanggulangan COVID-19 untuk memberikan rasa aman, tenang, dan nyaman kepada seluruh pengguna angkutan umum maupun online di Kendari,” tuntas, Hado. (cr4)
Facebook Comments