BST Maret Belum Cair, Ini Penjelasan Kantor Pos Kendari

339

KENDARI, BKK- Ternyata ini alasan mengapa bantuan sosial tunai (BST) Kementerian Sosial (Kemensos) RI untuk penyaluran tahap ke-12 pada Maret 2021 tidak kunjung cair di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Menurut Manajer Dukungan Umum Kantor Pos Kendari Muhammad Zarkasih, BST masih menunggu verifikasi data dari Kemensos.

“Jadi, untuk tahap ke-12 ini masyarakat mohon untuk bersabar karena terjadi keterlambatan, hal ini disebabkan karena masih menunggu verifikasi data dari Kemensos,” ujarnya, Selasa (30/3).

Zarkasih menjelaskan, penerima BST di Sultra sebanyak 68 ribu orang pada tahap ke-10, namun pada tahap ke-11 ada tambahan di Februari 2021 sebanyak 10 ribu penerima manfaat sehingga totalnya menjadi 78.986 orang.

Zarkasih menuturkan, penambahan hampir merata di 11 kabupaten dan kota. Dari 88 ribu penerima BST di Sultra pada 2020 akan mendapatkan subsidi kembali pada 2021 ini, jadi masih sisa 10 ribu lagi yang belum terkafer, akan dibayarkan pada tahap berikutnya.

“Kadang hilang nama penerima BST di bulan sebelumnya dan bulan berikutnya kembali menerima bantuan yang dibayarkan satu kali,” imbuhnya.

Kendala penyaluran, pihaknya harus teliti mencocokkan data penerima manfaat dengan identitas penerima melalui KTP elektronik dan KK. Kemudian bagi penerima BST bisa diwakili oleh keluarga dengan syarat masih 1 KK.

Lanjutnya, untuk masing-masing KPM, nominal bantuannya sama dengan sebelumnya yaitu Rp300 ribu per KPM. Dibayarkan mulai tahap ke-10 sampai tahap ke-13, dari Januari hingga April 2021.

“Bagi masyarakat yang belum mengambil bantuan, nanti pada tahap berikutnya, karena jadwal penyaluran tahap ke-11 sudah lewat dan mencapai angka 97%  penyaluran. Uang yang tidak disalurkan, kami kembalikan pada kemensos,” cetusnya.

Zarkasih menambahkan, penyaluran bantuan dilakukan per Kecamatan sedangkan kecamatan lain akan menyusul. Diatur sedemikian rupa agar tidak terjadi kerumunan sesuai protokol Covid-19. Mulai dari pemeriksaan suhu tubuh, pemakaian masker dan jaga jarak. (cr4/iis)

Facebook Comments