Polisi Bekuk Kelompok Snoopy Spesialis Pencuri Barang Minimarket Lintas Kabupaten di Sultra

56

KENDARI, BKK- Berakhir sudah pelarian 5 pelaku pencurian salah minimarket di Kecamatan Wolasi Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) yang terekam CCTv pada awal Januari 2021.

Komplotan pelaku yang terdiri dari 3 perempuan masing-masing berinisial FI (29), SR (31), dan MA (25). Serta 2 laki-laki RH (20) dan AR (25), dibekuk polisi pada dua wilayah berbeda yakni di Kabupaten Muna dan Kota Baubau.

4 tersangka kini diamankan di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Kendari. Sedangkan 1 lainnya masih di Mapolres Baubau.

Kapolres Kendari Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Didik Erfianto mengungkapkan, komplotan tersebut menamakan dirinya kelompok snoopy yang berarti suka mengintip-intip urusan orang lain.

“Mereka melakukan pencurian dengan menguras barang-barang minimarket yang menjadi sasaran,” ujarnya, Kamis (18/2).

Didik bilang, barang-barang yang dicuri pada beberapa minimarket bahkan mal, kemudian dijual kembali.

“Ada istilahnya pasar hasil snoopy, istilah barang yang hasil curian yang dijual kembali dengan harga murah-murah,” terangnya.

Didik mengungkapkan, kelompok ini telah menguras barang-barang minimarket di Wolasi, bergerak ke Tinanggea, singgah di Mal Mandonga Kota Kendari. Kemudian, terkahir mereka menjalankan aksi pencurian di Kota Baubau.

“Komplotan ini pencuri lintas kabupaten. Barang-barang yang dicuri keperluan sehari-hari yakni rokok, pakaian, dan sembako,” katanya.

Dalam menjalankan aksinya, masing-masing pelaku telah membagi peran. Ada sebagai sopir, pengalih perhatian, pembeli, dan penghalang.

“Jadi, dengan leluasa mereka melakukan aksi pencurian, menguras isi toko. Kelompok ini berjumlah 5 orang sudah ditangkap semua. Aktor intelektual, saat ini dalam penyidikan Polres Baubau dan 4 pelaku diamankan di Polres Kendari,” ucap perwira polisi dengan dua melati di pundak ini.

Lebih lanjut, Didik mengatakan, para tersangka dijerat Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pencurian, dengan ancaman 7 tahun penjara. (cr2/man)

Facebook Comments