Pembayaran Online Pajak dan Retribusi Kota Kendari Kembali ke BRI

32
Nahwa Umar.

KENDARI, BKK- Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari bakal kembali membuka kerja sama dengan pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI) dalam setiap pembayaran kas daerah. Baik itu pajak bumi dan bangunan (PBB) hingga pembayaran retribusi daerah.

Sekretaris Kota (Sekot) Kendari Nahwa Umar mengatakan, dipilihnya kembali BRI dalam setiap transaksi daerah disebabkan belum mampunya Bank Sultra mengakses sistem online yang digunakan pemerintah kota untuk pembayaran pajak dan retribusi tersebut.

“Di akhir 2020 semua harus terpusat di Bank Sultra. Tapi, karena Bak Sultra belum bisa mengakses dan menjawab secara penuh sistem aplikasi yang digunakan pemkot, berupa aplikasi Kris dan LinkAja melalui android, akhirnya kami kembali berkerja sama dengan pihak BRI,” jelas Nahwa, akhir pekan lalu.

Nahwa menjelaskan, dipilihnya kembali Bank BRI sudah mendapat persetujuan dari Korsupgah (Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bahkan, kata Nahwa, Korsupgah sendiri yang merekomendasikan agar BRI saja yang digunakan.

“KPK sudah setuju, bahwa pembayaran kas daerah bukan hanya di Bank Sultra. Hal itu disampaikan Korsupgah KPK melalui telepon. Kami disampaikan, ‘silakan dibuka kembali BRI untuk memenuhi tuntutan zaman yang sudah harus serba online semua’,” beber Nahwa Umar.

Lebih lanjut, wanita berhijab ini mengungkapkan, apa yang menjadi rekomendasi KPK juga telah disetujui Wali Kota Kendari H Sulkarnain, yang menginginkan di 2021 segala bentuk pembayaran harus sudah online.

“Pak Wali Kota ingin 2021 ini tidak ada lagi pembayaran tunai, sudah harus online. Sehingga melalui aplikasi Kris dan LinkAja Insya Allah tahun ini sudah bisa. Dan ke depan semua sistem yang sudah ada di Kota Kendari akan berada di satu atap, yakni Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo),” tutup Nahwa Umar. (cr1/iis)

Facebook Comments