Besok, Polda Tahap II Perkara Kerusuhan di VDNI ke Jaksa Konawe

77

KENDARI, BKK- Berkas perkara 10 tersangka kasus kerusuhan di PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) telah dinyatakan lengkap atau P-21 berdasarkan hasil penelitian jaksa.

Penyidik Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyusulnya dengan pelimpahan tersangka dan barang bukti atau tahap II ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Konawe, Kamis (11/2).

“Perkembangan kasus (kerusuhan) di VDNI, 10 tersangka rencana sudah tahap II berupa pelimpahan tersangka dan barang bukti. Rencana tahap II dilimpahkan ke Kejari Konawe, Kamis (11/2), ” terang Kepala Subbidang Penerangan Masyarakat (Kasubbidpenmas) Polda Sultra Komisaris Polisi (Kompol) Dolfi Kumaseh, Selasa (9/2).

Sebelumnya, Senin (8/2), berkas perkara yang terdiri dari 10 tersangka masing-masing RA cs (9 tersangka) serta satu tersangka SO ini dilimpahkan tahap I dari penyidik ke jaksa untuk diteliti.

Sementara berkas perkara 2 tersangka lain dalam kasus tersebut berinisial SI dan AI, masih dilengkapi oleh penyidik Polda Sultra.

“Dua tersangka lain masih akan dilengkapi berkasnya sesuai petunjuk jaksa penuntut umum (JPU). Penyidik mengajukan tambahan penahanan 2 tersangka selama 40 hari, ” ungkap Dolfi.

Diberitakan, demo diwarnai aksi pengrusakan dan pembakaran terjadi  di PT VDNI Morosi pada Senin (14/12).

Pascakejadian tersebut, Kepolisian Daerah (Polda) Sultra menetapkan 12 orang tersangka.

Diantaranya, 9 tersangka sebagai kordinator lapangan dijerat Pasal 160 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penghasutan dan Pasal atau Pasal 216 KUHP tentang melawan petugas.

Sedangkan, 3 orang tersangka pengrusakan dan pembaakaran di jerat Pasal 170 KUHP dan atau Pasal 406 KUHP. (cr2/man)

Facebook Comments