BEM Unsultra Helat Seminar Internasional

23
Pelaksanaan Seminar Internasional dan Student Discussion Forum yang di helat Unsultra. (FOTO: SUMARDIN/BKK)

KENDARI, BKK – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) helat Seminar Internasional dan Student Discussion Forum secara online, bertajuk “Strengthening Student Leadership For Global Competenncies In The Industrial and Social Revolution“, bertempat di Aula Unsultra, sejak 22-23 Februari 2021.

Menghadirkan Keynote Speakers, LLDikti Wilayah IX Prof Jasruddin; Former Indonesian Permanent Representatitif to The UN (PBB 2016-2021), Dr Dian Triansyah Djani, Rektor Unsultra Prof Andi Bahrun, Prof Emiliono T Hudiohan (Philippines), dan Dr Saket (India).

Kepada awak media, Rektor Unsultra Prof Andi Bahrun mengatakan, bahwa kegiatan yang digagas BEM Unsultra ini sejalan dengan visi dan misi universitas. Yakni, sebut dia, berkomitmen dan menargetkan alumni bisa menjadi pemimpin di masa depan, baik di level lokal, regional, nasional, maupun global.

Ia menjelaskan, sejak 2 tahun terakhir Unsultra sudah mencanangkan latihan-latihan kepemimpinan, yang didalamnya tentang leadership, kreatifitas, inovatif, dan lainnya.

“Kegiatan ini juga berkaitan dengan penguatan kepemimpinan mahasiswa atau kaum muda di era revolusi sosial dan 4.0. Makanya, saya sangat merestui dan mensuport mereka,” ujarnya.

Ia menuturkan, mahasiswa yang selalu aktif  mendesain, menginisiasi, mengkreasikan berbagai kegiatan, membuat dirinya semakin percaya diri dalam mewujudkan impian atau cita-cita  Unsultra ke depan.

Dia bilang, mahasiswa Unsultra sekarang ini semakin percaya diri dengan berbagai aktivitas dan kegiatan. Sebab, jelas dia, tidak ada hari tanpa inovasi, kalau dulu Go Internasional sekarang BEM Global Action.

“Yang membuat saya bahagia dan bangga. Kegiatan internasional ini ditangani langsung mahasiswa dengan kemampuan bahasa Inggris yang sangat memadai, dan ini menjadi spirit, motivasi bagi mahasiswa yang lain, makanya terus kita dorong,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua BEM Unsultra Adi Maliano menuturkan, Internasional Seminar dan Student Discussion Forum ini merupakan program kerja BEM Unsultra.

Dia menyebut, pendaftarnya sekitar 500 orang. Untuk Indonesia semua provinsi terlibat, Sedangkan untuk negeri lain,  seperti Jepang, Philippines dan India.

Kata dia, pihaknya sengaja mengambil tema ini, mengingat daerah Sultra merupakan salah satu daerah sentral pengembangan industri khususnya nikel.

“Semoga pencerahan dari Keynote Speakers dapat memberikan pengetahuan baru yang bermanfaat bagi mahasiswa, dalam mempersiapkan diri bersaing secara global,” pungkasnya. (din/nir)

Facebook Comments