KPU Konkep Ingatkan KPPS Bekerja Sesuai Tupoksi

43
suasana penyelenggaraan Bimtek KPPS oleh KPU Konkep (foto: Husain/BKK)

LANGARA, BKK – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Konawe Kepulauan (Konkep) mengingatkan kepada seluruh kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) untuk bekerja sesuai Tugas Pokok dan Fungsinya (Tupoksi).

Hal ini diungkapkan Koordintaor Divisi (Kordiv) Teknis dan Penyelenggaraan KPU Konkep, Badran saat menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada KPPS di pelataran KPU Konkep, Senin (30/11).

Kata dia, KPPS yang nantinya akan bertugas pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Konkep 9 Desember mendatang di tiap-tiap tempat pemungutan suara (TPS) memiliki dua fungsi utama yang harus dilaksanakan yakni memfasilitasi pemilih untuk menyalurkan hak pilihnya dan mengisi formulir pendukung yang sudah disediakan oleh KPU.

“Makanya Bimtek ini hanya diwajibkan oleh KPPS 1, 4 dan 5 sebagai jabatan startegis KPPS, yakni KPPS 1 yang bertugas sebagai Ketua, kemudian KPPS 4 dan 5 yang bertugas mencatat pemilih yang menyalurkan hak pilih,” katanya.

Selain itu lanjut Badran, Pilkada ditengah masa pandemi Covid-19 ini, baik penyelenggara maupun pemilih harus patuh pada protokol kesehatan (Prokes) yang sudah ditentukan oleh pemerintah.

“Kita harus patuh pada Prokes, mulai dari cuci tangan sebelum masuk ke TPS, pakai masker, jaga jarak, termasuk pengaturan waktu atau jadwal pemilih saat ke TPS agar tidak serentak atau tidak terkesan ramai di TPS nanti, jangan sampai Pilkada 2020 ini menjadi kluster baru penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kordiv Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM, Bahrun Spt mengatakan sebagai garda terdepan Pilkada serentak 2020, KPPS berhak sepenuhnya untuk mengatur proses pemungutan suara sesuai aturan yang telah ditetapkan.

“Kami (KPU) percayakan kepada rekan-rekan KPPS untuk melakukan proses pemungutan suara, KPPS memiliki hak sepenuhnya untuk mengatur di TPS masing-masing. Kami saja dari KPU tidak bisa masuk di TPS kalau tidak diizinkan oleh Ketua KPPS, kecuali ada kejadia-kejadian yang tidak bisa diselesaikan oleh KPPS, itupun harus atas permintaan Ketua KPPS,” jelasnya. (ain/r4)

Facebook Comments