DPRD Konsel Gelar Rapat Paripurna Pandangan Fraksi RAPBD 2021

41
Plt Bupati Konsel Arsalim saat memberikan tanggapan atas RAPBD 2021.

ANDOOLO, BKK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konawe Selatan (Konsel) menggelar rapat paripurna dengan agenda pandangan umum fraksi atas rancangan anggaran pendapatan belanja daerah (RAPBD) 2021.

Anggota DPRD Konsel, Syarifuddin Pariwusi mewakili 8 fraksi mengatakan, pembahasan APBD merupakan salah satu tahapan dari seluruh rangkaian pengelolaan keuangan daerah dalam mengimplementasikan kebijakan pendapatan daerah dan belanja daerah.

“Melalui pembahasan ini akan tercipta kesepahaman sehingga menghasilkan peraturan daerah (Perda) yang benar-benar dapat dipertanggungjawabkan secara akuntabel kepada publik, ” katanya.

Ia menjelaskan, perkiraan pendapatan daerah tahun 2021 Konsel seperti pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 25 miliar, dana alokasi umum (DAU) kurang lebih Rp 683 miliar, dana bagi hasil (DBH) provinsi sebesar Rp 28 miliar, dana bagi hasil (DBH) dari pemerintah pusat kurang lebih Rp 48 miliar, dana alokasi khusus untuk program fisik kurang lebih Rp 177 miliar, dana alokasi khusus non fisik sekitar Rp 131 miliar dan dana desa sekitar Rp 251 miliar.

“Dengan demikian total anggaran pendapatan berkisar Rp 1.3 Trilliun,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, jelas dia, berdasarkan pengalaman sebelumnya pendapatan dari pos Dana Bagi Hasil (DBH) selalu tidak sesuai dengan target 100%. “Sehingga dalam RAPBD harus mempertimbangkan kegiatan, agar kegiatan yang pembiayaan dari DBH dapat terlaksana secara maksimal,” bebernya.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Konsel, Arsalim Arifin mengungkapkan Pemkab Konsel sepakat dalam perencanaan belanja daerah. Namun. sambung dia, harus memperhatikan pendapatan riel yang akan diterima.

“Sedangkan untuk besaran prediksi DBH yang realisasinya selalu tidak mencapai target 100%, maka prediksi anggaran pendapatan hanya menetapkan 80% dari yang telah di tetapkan pemerintah,” katanya.

Serta Transparansi Pengelolaan Anggaran Daerah (TPAD), lanjut dia, telah melakukan analisis besaran anggaran dengan menyesuaikan distribusi dan alokasi anggaran dengan beban kerja dan kinerja organisasi serta mempertimbangkan sumber dana atau kemampuan keuangan daerah. (r2/r4)

Facebook Comments