Bupati Muna Minta Polisi Tangkap Semua Pelaku

166

RAHA, BKK- Korban pembusuran malam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Muna 9 Desember 2020, Ipank alias Asikin, meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuang Baji Makassar, Kamis (24/12). Bupati Muna LM Rusman mendesak pihak kepolisian segera menangkap semua pelaku dan mengusut tuntas kasus ini.

“Kita sangat berduka. Almarhum ini orang baik, bekerja penuh semangat, dan tanggung jawab. Kita kehilangan sosok terbaik. Kepada para kerabat almarhum dan keluarga, tetap sabar. Kita serahkan pengusutan kasus ini ke pihak berwajib,” kata Rusman sambil menyeka air matanya berulang kali, saat melepas jenazah untuk diantar ke pemakaman terakhirnya.

Korban lebih dua pekan dirawat di RSUD Labuang Baji Makassar. Korban dipanah di Lorong Al Fatah Kelurahan Laiworu ini sempat membaik kondisinya. Namun, Kamis (24/12) pagi ia mengalami drop dan akhirnya wafat.

Jenazah korban diterbangkan dari Makasar ke Kendari dan tiba rumah duka di Jalan Ahmad Yani, Raha pada hari yang sama sekitar pukul 01.15 Wita.

Jenazah satuan tugas (satgas) pasangan calon Terbaik (LM Rusman Emba-Bachrun Labuta) ini disambut ratusan kerabat dan keluarga mulai dari Pelabuhan Feri Tampo hingga ke rumah duka.

Korban dimakamkan pada Jumat usai zuhur di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Warangga, diantar ratusan pelayat dan dilepas Bupati Muna. Dengan mata berkaca kaca Bupati Muna memanjatkan doa untuk almarhum.

Di tempat terpisah, Kapolres Muna Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Debby Asri Nugroho melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Inspektur Polisi Satu (Iptu) Hamka saat dikonfirmasi soal kasus ini menjelaskan, polisi sudah menahan 2 pelaku berinisial RB dan AD.

“Pelaku lainnya dalam pengejaran. Identitas pelaku lainnya sudah kita kantongi semua,” katanya. (tri/iis)

Facebook Comments