Musim Penghujan Telah Tiba, Pemkot Kebut Pembangunan Drainase

42
Proses pengerjaan drainase yang ada di Jalan DI Panjaitan Lepo-lepo, Jumat (27/11) (FOTO: MITA/BKK)

KENDARI, BKK – Musim penghujan telah tiba, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mulai mengebut pembangunan drainase di Jalan DI Panjaitan Lepolepo.

Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas PUPR Kota Kendari Aswido mengatakan, progres pembangunannya sudah 45%.

Saat ini, kata dia, pihaknya fokus membenahi drainase yang rusak akibat endapan lumpur, serta membangun kembali badan drainase dan plat deker yang tergerus banjir.

“Setelah endapan lumpurnya di angkat, nampak beberapa struktur drainase rusak dan hanya menyisakan tanah. Alhamdulillah kita bergerak cepat melakukan perbaikan. Kedalaman drainase kami tambah, juga sedikit kami perluas agar aliran air bisa lancar,” ujarnya, kemarin.

Dia membeberkan, ada 5 titik plat deker diganti akibat kondisinya rusak diterjang banjir. Kerusakan tersebut, jelas dia, diakibatkan pembangunannya terlalu rendah, sehinga menyebabkan banjir di Lepolepo.

“Ketika debit air meningkat disertai material lumpur dan sampah itu tersangkut di deker yang redah, sehingga terjadi penyumbatan dan akhirnya air meluap ke jalan raya dan pemukiman warga,” ujarnya.

Dia menegaskan, pengerjaan drainase yang panjangya 1 kilometer (km) dan menelan anggaran sebesar Rp450 juta, bisa tuntas pertengahan Desember tahun ini.

Bahkan, kata dia, pihaknya berencana membangun kolam retensi mini di hulu asal aliran air yang mengalir di kawasan lepo-lepo tahun depan. (m1/nir)

Facebook Comments