Mantan Kadis DPPKAD Mubar Beri Kesaksian tentang Mubar

97

RAHA, BKK- Mantan Kepala Dinas (Kadis) Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Kabupaten Muna Barat Zakaruddin SE MSi mengungkapkan, sebanyak 236 aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Muna Barat (Mubar).

Bukan karena pemilihan kepala daerah (pilkada) di Muna, kata dia, tapi mereka memilih kembali ke Muna induk walau tanpa jabatan.

“Banyaknya jumlah ASN dari Muna Barat pindah kembali ke Muna, itu karena Pemkab Mubar itu gagal kelola manajemen kepegawaian. Pertanyaannya, ada apa di sana hingga ratusan ASN di sana berbondong bondong kembali ke Muna induk,” kata Zakaruddin saat berkampanye untuk pasangan Rusman-Bachrun, Sabtu (28/11), di Raha.

Sebagai mantan Kadis DPPKAD Mubar sejak Muna Barat mekar dan pensiun pada 2019, Zakaruddin mengatakan, Pemkab Mubar juga gagal dalam aspek pembangunan.

“Hasil evaluasi Kemendagri terhadap daerah otonomi baru (DOB), Muna Barat itu gagal dalam aspek pembangunan. Tidak ada pembangunan kantor OPD, pasar, fasilitas ekonomi, kesehatan yang memadai. Kalau ring road itu sudah 5 kali dikerja tidak kelar-kelar sampai sekarang. Anggaranya telah habis sekitar Rp 200 miliar,” lanjut dia.

Di tempat yang sama, mantan Bupati Muna dr H LM Baharuddin MKes mengatakan, dirinya mengutuk adanya kampanye yang menyerang pribadi calon.

“Kalau mengkritik pembangunan, kebijakan, itu biasa. Tapi kalau menyerang pribadi calon, nauzubillah,” katanya.

Dia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan gembar-gembor hasil survei salah satu lembaga survei.

“Lembaga survei itu tidak diakui, tidak kredibel, karena  tidak terdaftar dan terakreditasi di KPU Muna,” sebutnya. (tri/iis)

Facebook Comments