Di tengah Pandemi, BPJamsostek Tetap Komitmen Lindungi Pekerja

19
Kegiatan monitoring dan evaluasi kepesertaan sektor jasa konstruksi BPJamsostek Sultra. (FOTO:WATY/BKK)

KENDARI, BKK- Di tengah pandemi Covid-19, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) tetap berkomitmen untuk memberikan perlindungan bagi pekerja rentan akan resiko kerja yang tinggi.

Kepala BPJamsostek Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) Muhyiddin DJ mengatakan, sinergitas dan komitmen harus diwujudkan bersama demi memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang merata di Bumi Anoa. Para pengusaha atau penyedia jasa seharusnya memanfaatkan momen ini dikarenakan BPJamsostek sedang memberikan atau menjalankan “paket relaksasi” dalam bentuk diskon iuran.

“Langkah ini sebagai bentuk dan upaya mendukung program PEN (pemulihan ekonomi nasional) di tengah pandemi Covid-19. Sehingga, isu mengenai iuran tidak menjadi penghalang pengusaha kontraktor untuk beralasan tidak mendaftarkan proyeknya dalam perlindungan BPJamsostek,” ujar Muhyiddin, Minggu (15/11).

Bentuk kegiatan ini, sambung dia, didasarkan pada komitmen BPJamsostek yang tetap eksis memberikan perlindungan para pekerja buruh harian dan borongan yang terlibat dalam kegiatan proyek-proyek fisik dalam perlindungan jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian, meskipun di tengah pandemi Covid-19.

Muhyiddin menuturkan, kegiatan ini melibatkan hampir seluruh unsur pemerintahan, yang dinilai berpotensi memiliki paket proyek fisik. Baik itu dari unsur Kementerian PUPR melalui balai dan satker, unsur Pemprov Sultra, dan Unsur Pemerintah Kota Kendari.

Ditambahkan, kegiatan ini juga diisi dengan pemaparan program dan manfaat serta evaluasi kepesertaan BPJamsostek di sektor Jasa Konstruksi. Kegiatan ini juga menghadirkan salah satu perusahaan yang telah menjadi peserta, yang salah satu pekerjanya mengalami risiko kecelakaan kerja yang menyebabkan meninggal dunia.

“Kehadiran perwakilan perusahaan bertujuan untuk memberikan testimoni dan dirangkaikan dengan penyerahan secara simbolis santunan BPJamsostek senilai Rp166 juta, yang diserahkan BPKAD Provinsi ke pihak perwakilan perusahaan,” pungkas Muhyiddin. (m4/man)

Facebook Comments