Dewan Desak Pemkot Tegas kepada PT Kurnia

29
RDP yang dilakukan oleh Komisi I II dan III. (FOTO: MITA/BKK)

KENDARI, BKK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, untuk tegas memutuskan kerja sama dengan PT Kurnia selaku pengelolah Pasar Basah Mandongga.

Desakan itu disampaikan usai pihak DPRD meminta kajian hukum Pemkot Kendari terhadap perjanjian kerja sama pengelolaan Pasar Basah Mandongga. Dimana hasilnya menyebutkan, bahwa PT Kurnia banyak melanggar aturan dalam mengelolaan pasar.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kendari Sahabuddin, Minggu (22/11) mengatakan, bahwa berdasarkan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilakukan bersama Komisi I dan III pada Jumat (20/11), merekomendasikan agar PT Kurnia diputuskan kerja samanya.

“Kami merekomendasikan untuk menghentikan saja kerja sama pengelolaan Pasar Basah Mandonga (PT Kurnia Sulawesi Karyatama). Hal ini diputuskan setelah kami mendengar masukan dari Anggota DPRD serta temuan investigasi dari pihak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait pelanggaran kontrak kerja sama,” ujar Sahabuddin.

Selain mendapat usulan dari para anggota, kata dia, rekomendasi keluarnya pemutusan hubungan kerja sama, dikarenakan PT Kurnia tidak ada itikad baik untuk memperbaiki pengelolaan pasar yang buruk.

Sementara, Anggota Komisi III DPRD Kendari, Husain Machmud mengingatkan agar Pemkot Kendari serius menyelesaikan masalah yang ada di PT Kurnia. Pasalnya, persoalan yang ada telah berlangsung bertahun-tahun.

“Kita minta pemkot untuk tegas menyelesaikan hal ini. Kami semua setuju agar kerja sama PT Kurnia dan Pemkot Kendari diputusakan saja,” tegasnya. (m1/nir)

Facebook Comments