Debat Kandidat Pilkada Butur Diundur, Akhir Pekan Ini Wakatobi

121
Pasangan Haliana-Ilmiati Daud
Pasangan Arhawi-Hardin Laomo

KENDARI, BKK- Setelah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), debat kandidat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 akan digelar di Kabupaten Wakatobi pada akhir pekan ini. Sesuai jadwal yang diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tenggara (Sultra), Wakatobi dapat giliran Sabtu (22/11).

Akan memperhadapkan 2 pasangan calon head to head, yakni pasangan Arhawi-Hardin Laomo dan pasangan Haliana-Ilmiati Daud.

Sejauh ini baru 3 daerah dari 7 daerah yang menggelar pilkada di Sultra yang telah menyelesaikan acara debat kandidat, yaitu Kabupaten Muna pada 5 November lalu, Konawe Kepulauan (Konkep) 13 November, dan Koltim 16 November.

Sedianya, sesuai jadwal mula-mula yang diluncurkan KPU Sultra, debat kandidat setelah Koltim adalah Kabupaten Buton Utara (Butur) pada 17 November atau sehari setelah Koltim. Namun kabarnya, Butur menggeser waktunya ke 24 November.

Hal itu dibenarkan Koordinator Divisi (Kordiv) Teknis Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tenggara (Sultra) Iwan Rompo Banne yang dikonfirmasi tadi malam.

“Laporan yang saya dapat dari Ketua KPU setempat, informasinya demikian digeser menjadi 24 November, dari jadwal semula 17 November,” ujar Iwan melalui media perpesanan, Senin (16/11) malam.

Masih kata Iwan Rompo, debat publik setelah Butur pada 24 November, akan menyusul Kabupaten Konawe Selatan pada 28 November dan terakhir Kabupaten Konawe Utara (Konut) pada 3 Desember.

Waktu Mepet

Alasan diundurnya debat kandidat menurut Ketua KPU Butur Hasruddin saat dikonfirmasi via telepon selulernya tadi malam menjelaskan, itu disebabkan karena mepetnya waktu antara debat kandidat Koltim.

“Di mana, stasiun TV yakni TVRI yang akan menyiarkan debat tersebut merasa tidak bisa menjangkau untuk meliput hampir bersamaan agenda itu,” kata Hasruddin.

“Jadi, jadwal awal itu besok (17 November, red), tapi karena hari ini (16 November, red) debat Koltim, yang diliput juga stasiun TVRI, maka otomatis kalau besok debat Butur maka tidak bisa dijangkau untuk diliput. Jadi, sebetulnya hanya persoalan stasiun TV,” tambahnya.

Untuk debat nantinya, sambung dia, pihaknya mengaku sudah siap baik teknis maupun kesiapan lainnya.

“Insha Allah pelaksanaan debat (pekan depan) sudah siap,” katanya. (p5-dar/iis)

Facebook Comments