Buron 5 Bulan, Pelaku Penganiayaan di Puuwatu Dibekuk Polisi

29
Tersangka ER. (FOTO:IST)

KENDARI, BKK- Polisi menangkap ER alias EM yang diduga melakukan penganiayaan di Jalan Perkuburan Kelurahan Punggolaka Kecamatan Puuwatu Kota Kendari.

Peristiwa penganiaayan yang dilakukan pelaku terjadi pada Sabtu, 27 Juni lalu sekitar pukul 22.00 Wita.

Dia dibekuk Unit Reserse dan Kriminal (Reskrim) Kepolisian Sektor (Polsek) Mandonga di Pasar Basah Mall Mandonga pada Rabu (11/11) sekitar pukul 06.00 Wita.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Mandonga Ajun Komisaris Polisi (AKP) I Ketut Arya Wijanarka menuturkan peristiwa penganiaayaan bermula saat pelaku dalam kondisi mabuk datang mengayunkan parang kepada siapa saja yang lewat dilokasi kejadian.

Saat itu, kata Arya, ada korban ZA coba melarang pelaku melakukan hal tersebut.

Namun, disebutkan korban malah dianiaya, pelaku mengayunkan parang kearah korban hingga mengenai jempol tangannya.

“Jempol tangan korban luka terbelah hingga mengenai tulang. Pelaku sempat melarikan diri dan buron selama 5 bulan,” ujar Arya melalui pesan WhatsApp, Selasa (17/11).

Dari pengakuan tersangka, Arya mengungkapkan mobil pelaku sebelumnya dilempari oleh anak-anak yang balapan liar di sekitar kejadian.

Sehingga, pelaku tidak terima atas tindakan anak-anak itu dan mengamuk di daerah tersebut.

“Saat akan pergi kerja mengambil sapi, mobil pelaku dilempari. Tidak terima hal itu, terjadilah penganiayaan,” beber Arya.

Lebih lanjut, Arya mengatakan, tersangka dijerat Pasal 351 Ayat (1) subsider Ayat (2) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), ancaman hukuman 5 tahun penjara. (m2/man)

Facebook Comments