BI Sebut Proyeksi Ekonomi Sultra Triwulan IV Masih Membaik

20
Surya Alamsyah. (FOTO:WATY/BKK)

KENDARI, BKK- Di tengah resesi ekonomi akibat pandemi Covid-19, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (Kpw-BI) Sulawesi Tenggara (Sultra) masih optimis bahwa kondisi ekonomi regional Bumi Anoa masih tetap membaik. Pemicunya, proyeksi peningkatan pada beberapa sektor utama yang mendorong tumbuhnya geliat ekonomi Sultra.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor BI Sultra Surya Alamsyah memprediksi, kondisi ekonomi Sultra pada triwulan IV bakal meningkat, tergantung akselerasi komponen-komponen ekonomi yang ada pada saat ini.

“Kami sangat optimis ekonomi Sultra masih akan membaik karena pergerakan akselerasi yang dilakukan. Kami proyeksikan bahwa pertumbuhan ekonomi hingga akhir tahun ini akan semakin meningkat,” ujar Surya saat ditemui di kantornya, Rabu (18/11).

Dijelaskan, dari akselerasi pertumbuhan ekonomi, ada beberapa sektor yang perkembangannya cukup baik diantaranya, industri pengolahan, konstruksi, perdagangan, pertanian dan perkebunan. Namun untuk sektor pertambangan masih belum menunjukan trend yang positif jika dibandingkan dengan triwulan yang sama di tahun 2019.

“Sektor pertambangan akan terkontraksi dengan menurunnya pangsa pasar ekspor akibat pandemik Covid-19. Sehingga diproyeksikan akan menurun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” ujarnya.

Surya menyebut, kontribusi terbesar terhadap pergerakan ekonomi Sultra yaitu konsumsi pemerintah. Dimana pada triwulan III kemarin, konsumsi pemerintah belum mencapai 50%, sehingga pada triwulan IV akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

“Kami yakin sektor tersebut akan digenjot oleh pemerintah dengan adanya pelaksanaan sektor konstruksi yang sementara berjalan dapat memberikan pengaruh besar. Selain itu, geliat pertanian juga semakin digenjot sehingga bisa memberikan kontribusi yang positif terhadap ekonomi Sultra,” ucapnya.

Surya menambahkan, adanya industri pengolahan yang meningkat, artinya bahwa ada investasi yang masuk di Sultra untuk pengolahan nikel. Jadi, sektor-sektor tersebut yang bakal mendorong pertumbuhan ekonomi Sultra pada triwulan IV. Sementara itu, inflasi juga perkembangannya cukup baik, masih terkendali di kisaran 1±3%.

“Karena masyarakat juga melakukan pembelian bahan pokok masih dalam nilai yang wajar, tidak berlebihan sehingga harga dipasar masih terkendali. Kemudian perkembangan UMKM juga cukup membaik, namun pangsa pasarnya belum berkontribusi positif terhadap kondisi ekonomi Sultra,” tutupnya. (m4/man)

Facebook Comments