1 Lagi Buronan Asusila di Busel Serahkan Diri, Tersangka Genap 5 Orang

20

KENDARI, BKK- Tersangka kasus dugaan asusila terhadap anak di bawah umur di Buton Selatan (Busel) sudah genap 5 orang. Ini menyusul 1 terangka terakhir yang buron berinisial LI, juga menyerahkan diri ke polisi.

“Sudah semua (tersangka, red). 5 tersangka kita amankan di Polres Buton,” terang Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Buton Ajun Komisaris Polisi (AKP) Dedy Hartoyo melalui pesan WhatsApp, Senin (16/11).

Dedy menuturkan tersangka LI dibawa langsung keluarganya ke Polres Buton pada Jumat (13/11) sekitar pukul 16.30 Wita.

Diberitakan, kejadian pencabulan anak dibawah umur tersebut terjadi pada 4 Desember 2019 lalu.

Disebutkan, korban adalah seorang gadis berumur 15 tahun, diduga disetubuhi para pelaku secara bergantian.

Korban bersama keluarganya melapor ke Polres pada 24 Oktober 2020.

Dibeberkan peristiwa tersebut belakangan baru terungkap setelah video aksi bejat para pelaku tersebar di media sosial (medsos).

Saat menjalankan aksinya, para pelaku mereka perbuatannya tersebut. Dan mengancam korban akan menyebarkan video tersebut jika melaporkan perisitwa tersebut.

Polisi yang menerima laporan dari keluarga korban, melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

Para pelaku melarikan diri ke bukti dan goa di Desa Tira Kecamatan Sampolawa Kabupaten Busel sejak peristiwa tersebut dilaporkan.

Hampir, sekitar 3 pekan polisi melakukan pengejaran, para tersangka menyerah diri.

Adalah SD, LA, SA dan LA yang sempat buron menyerahkan diri pada Kamis (12/11) sekitar  pukul 23.30 Wita, sedangkan 1 tersangka LI belakang baru menyerahkan diri.

Akibat perbuatannya para pelaku dijerat Pasal 81 ayat (1) atau ayat (2) jo Pasal 76D dan Pasal 82 ayat (1) jo Pasal 76E Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (m2/man)

Facebook Comments