Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19 Capai 70%

31
Sulkarnain. (FOTO: MITA/BKK)

KENDARI, BKK – Wali Kota Kendari H Sulkarnain membeberkan, bahwa realisasi anggaran percepatan penanganan Coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Kota Kendari sudah mencapai 70%, atau setara Rp35 miliar dari total pagu anggaran sebesar Rp51 miliar.

“Anggaran Rp35 miliar diperuntukkan untuk percepatan penanganan Covid-19. Misalnya, penyediaan sarana dan prasarana rumah sakit, obat-obatan, insentif tenaga medis, sosialisasi guna mematuhi protokol kesehatan (menggunakan masker, cuci tangan, dan menjaga jarak), serta penyaluran bantuan sosial (Bansos) tunai maupun sembako kepada masyarakat,” ujar H Sulkarnain, kemarin.

Menurut Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, sisa anggaran yang tinggal Rp16 miliar tidak akan dihabiskan secara terburu-buru. Pasalnya, anggaran tersebut masih akan digunakan sampai tahun anggaran ini berakhir, atau lebih tepatnya pada Desember mendatang.

“Kami sangat hati-hati menggunakannya. Kami masih atur ritme pemakaiannya. Karena kita masih ada 4 bulan lagi untuk menyesuaikan tahun ini (2020). Sementara kita tidak tahu kapan pandemi ini akan berakhir. Sehingga, saya tekankan kepada jajaran untuk tidak terlalu boros dalam penggunaannya,” paparnya.

Ia pun memastikan, penganggaran dana Covid-19 di Kota Kendari bisa diawasi dan transparan. Olehnya itu, dia mengajak siapapun yang ingin mengetahui tata kelola anggaran Covid-19 untuk berdialog secara terbuka.

“Jika ada pihak manapun yang ingin mengetahui tata kelola penganggaran dan penggunaan dana Covid-19, kami terbuka dan sangat siap untuk diawasi. Dialog dan transparan serta akuntabel dalam penyerapannya tentu menjadi prioritas,” tuntasnya. (m1/nir)

Facebook Comments