PWRI Meriahkan HUT ke-58 secara Virtual

26

KENDARI, BKK – Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), turut memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) PWRI ke-58 yang jatuh pada Senin (19/10) secara virtual lewat aplikasi Zoom Meeting.

Kegiatan yang dilaksanakan secara nasional bertajuk “Persatuan Wredatama Republik Indonesia Bersama Bangsa Indonesia Tetap Memantapkan Pancasila Sebagai Falsafah Hidup Bangsa dan Dasar Negara” ini difokuskan di Kabupaten Banjarnegara Provinsi Jawa Tengah (Jateng).

Dikesempatan tersebut, Ketua Pengurus PWRI Sultra Drs H Yusran A Silondae MSi turut mengucapkan selamat hari jadi PWRI ke-58. Semoga, harap dia, PWRI semakin jaya dan menjadi wadah bagi para pensiunan Pegawai Negeri Sipil, yang mampu memelihara dan mengembangkan persatuan, kesatuan, serta kesejahteraan lahir batin bagi seluruh anggota dan keluarga bangsa Indonesia pada umumnya.

Sesuai tema, kata Yusran, pihaknya berharap agar persatuan dan kerja sama semakin akrab disemua tingkatan, sebagai wujud kesejahteraan bangsa.

Dia melanjutkan, sejak beberapa waktu lalu dalam suasana pandemi Coronavirus disease 2019 (Covid-19), Pengurus PWRI Provinsi Sultra menyampaikan surat imbauan kepada Pengurus PWRI kabupaten/kota agar secara gotong royong mengadakan langkah-langkah meningkatkan kesadaran para anggota dan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

“Sedangkan untuk mengisi kegiatan sosial ekonomi pada suasana pandemi covid-19, Pengurus PWRI Sultra mengadakan beberapa kegiatan, antara lain menyerahkan paket bantuan sembako, dan kursi roda kepada anggota PWRI yang terdampak Covid-19,” ujar H Yusran, kemarin.

Dia bilang, kegiatan tersebut dapat terlaksana berkat kerja sama PT Taspen, Bank Mandiri.

“Bahkan, kami juga melakukan kerja sama dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sultra, untuk mendistribusikan obat-obatan dan alat pelindung diri (APD) kepada anggota kami,” tandasnya.

Ditegaskan, partisipasi anggota PWRI hendaknya mendapat perhatian yang tinggi dan bisa dijadikan perekat persatuan dan kesatuan gotong royong, dalam membangun daerah Provinsi Sultra. (nir)

Facebook Comments