Pengoperasian Aplikasi Jari Diambil Alih Disdukcapil

28
Rapat evaluai program Jari (FOTO: Humas Pemkot Kendari)

KENDARI, BKK – Inspektorat Kota Kendari telah resmi menyerahkan sistem pengoperasian aplikasi Jaga Kendari (Jari), kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Inspektur Kota Kendari Syarifuddin, Selasa (201/10) mengatakan, penyerahan aplikasi ke Disdukcapil dilakukan untuk lebih memaksimalkan aplikasi yang diinisiasinya.

Meski begitu, lanjutnya, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi, agar seluruh warga metro bisa tahu tentang aplikasi Jari.

“Aplikasi ini (jari) mengutamakan antrean, karena kami ingin agar masyarakat budayakan mengantre. Apalagi ada persepsi kalau berurusan di Disdukcapil harus ada orang dikenal (dalam). Nah ini yang mau kita perbaiki dimulai dari antrean,” jelas Syarifuddin.

Sementara, Kepala Disdukcapil Kota Kendari Asni Bonea, mengaku siap memaksimalkan layanan aplikasi Jari dalam pelayanan administrasi kependudukan (adminduk). Pasalnya, hadirnya Jari membantu pihaknya dalam melayani masyarakat yang hendak mengurus di disdukcapil.

“Dengan Jari, masyarakat bisa menyesuaikan waktu datang sesuai nomor antrean. Lebih tertib dan tentunya ini salah satu langkah mencegah penularan Coronavirus disease 2019 (Covid-19), karena mengutamakan antrean,” beber Asni.

Di tempat yang sama, Wali Kota Kendari H Sulkarnain berharap, layanan Jari bisa menjadi pendorong agar layanan di disdukcapil bisa lebih baik. Sehingga, tambah dia, nilai C yang didapat berdasarkan penilaian pemerintah pusat bisa diperbaiki. Meskipun ukuran penilaian dari pemerintah pusat bukan menjadi tujuan.

“Bangun sistem yang baik, siapa pun pasti akan mengikuti. Salah satu ukuran sistem itu baik, yang pertama transparan, harus diketahui oleh pengguna jasa, manfaatkan teknologi, mudah diakses, dan bisa dipertanggung jawabkan,” tutup H Sulkarnain. (m1/nir)

Facebook Comments