Pemkot Bakal Dapat Bantuan Alat PCR, Tapi ada Syaratnya

29

KENDARI, BKK – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, bakal mendapatkan bantuan alat uji Swab Polymerase Chain Reaction (PCR) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Namun, bantuan tersebut memiliki syarat. Yakni, pemkot harus terlebih dahulu memenuntaskan pembagunan Covid-19 center.

Wali Kota Kendari H Sulkarnain mengatakan, meskipun sudah  disetujui pusat, akan tetapi ada persayaratan yang harus dipenuhi, yaitu tersedianya ruangan khusus penyimpanan alat PCR.

Dimana, tambah dia, alat tersebut nantinya akan digunakan untuk memeriksa sampel hasil uji usap tenggorok (swab) masyarakat yang dinyatakan reaktif Covid-19.

“Insya Allah bulan depan, kalau kondisi lab (Center Covid-19) kita sudah selesai, maka saya akan segera laporkan ke Kemenkes. Karena, mereka (Kemenkes) tidak mungkin bantu, kalau tidak ada tempatnya,” ujar H Sulkarnain, kemarin.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengungkapkan, saat ini pembangunan Covid-19 Center masih berlangsung. Progresnya, sudah mencapai sekitar 50-60%.

Tapi, kata dia, pihaknya menargetkan pembangunannya bisa tuntas bulan depan (November).

“Covid-19 Center RSUD Kota Kendari memiliki kapasitas 40 ruang, yang dilengkapi dengan Laboratorium PCR. Jadi, hadirnya Covid-19 Center ini setidaknya bisa mengurai jumlah pasien Covid-19 yang ada di rumah sakit rujukkan,” tutupnya. (m1/nir)

Facebook Comments