Pelantikan Kepsek di 7 Daerah yang Gelar Pilkada Diagendakan Usai Pemilihan

42
Asrun Lio. (FOTO: FAYSAL/BKK).

KENDARI, BKK – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal melakukan proses pelantikan kepala sekolah (kepsek) di 7 daerah yang gelar pemilihan kepala daerah (pilkada) diagendakan usai pemilihan 9 Desember nanti.

“Kita sudah punya jadwal. Jadi, nanti per kabupaten proses pelantikannya. Tapi yang akan diutamakan adalah kabupaten yang tidak sedang melaksanakan pilkada,” ujar Kepala Dikbud Sultra Asrun Lio, Selasa (20/10).

Dia menambahkan, selesai pilkada nantinya semua Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) sudah masuk dalam surat keputusan (SK) gubernur.

“Kita harapkan tidak menyeberang tahun. Khusus kabupaten yang menggelar pilkada proses pelantikan kepseknya kami agendakan usai pemilihan,” paparnya.

Dikatakan, syarat menjadi kepsek sendiri pertama tentu harus memenuhi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 6 tahun 2018, tentang pengangkatan dan pemberhentian kepalah sekolah.

“Salah satunya harus sarjana, kemudian sudah diangkat sebagai guru tersertifikasi. Kemudian pada tahun 2021 nanti mereka (kepsek) sudah harus memilikih Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS). Bagi yang belum, kita akan segerakan mengikuti penguatan,” bebernya.

Dia melanjutkan, untuk periodesasi kepsek sendiri sebenanrya 4 tahun, kemudian bisa dilakukan evaluasi.

“Tapi tidak harus 4 tahun. Bisa saja dalam perjalananya yakni bisa 1 tahun atau 2 tahun, karena ada masukan-masukan. Misalnya, penyimpangan-penyimpangan. Lalu pengawas memberikan rekomendasi, bisa saja yang bersangkuta dievaluasi,” tandasnya. (m3/nir)

Facebook Comments