Ali Mazi dan PT SMI Meneken Perjanjian Pembangunan RSK Jantung

26
Gubernur Sultra pose bersama pihak SMI usai melaksanakan penandatanganan perjanjian kerjasama pinjaman pembangunan rumah sakit jantung dan pembuluh darah di Bumi Anoa. (FOTO. IST).

KENDARI, BKK – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) H Ali Mazi bersama Direktur PT Multi Sarana Infrastruktur (SMI), melaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama pinjaman pembangunan rumah sakit khusus (RSK) jantung dan pembuluh darah di Bumi Anoa.

PT SMI menyetujui pinjaman Pemprov Sultra senilai Rp388 miliar, melalui fasilitas Dana Pengembangan Infrastruktur Daerah (RIDF), yang di support oleh Bank Dunia.

Total pinjaman daerah bersifat aflopend (non revolving) itu, dibagi menjadi 2 bagian. Yakni sekitar Rp325 miliar untuk konstruksi bangunan RS khusus jantung dan pembuluh darah tahap II, serta Rp63 miliar untuk pengadaan alat kesehatan, dengan jangka waktu pinjaman 60 bulan yang dihitung sejak tanggal penarikan pertama, termasuk grace period pokok pinjaman.

Gubernur Sultra Ali Mazi mengatakan, usai disetujuinya pinjaman tersebut, pihaknya langsung akan bergerak cepat, untuk menuntaskan pengerjaan tahap dua RS khusus jantung dan pembuluh darah.

“Jadi, kita segera selesaikan dan kita kerjakan, biar cepat selesai dan bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,” katanya usai melaksanakan penandatanganan perjanjian kerjasama pinjaman pembangunan rumah sakit jantung dengan SMI, di Jakarta, pada Jumat (23/10), malam.

Dikatakan, target pembangunan tersebut selama 2 tahun, akan tetapi pihaknya menargetkan pembangunan RS Jantung tahap dua bisa selesai dalam setahun.

“Yang terpenting kita harus kerja segera, karena ini untuk kepentingan masyarakat. Khususnya masyarakat Sultra dan untuk indonesia Timur,” tuntas orang nomor 1 di Bumi Anoa ini. (m3/nir)

Facebook Comments