-IKLAN-

5 Hal yang Wajib Diketahui Tentang Virus Corona

99
Ilustrasi

Pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19) belum berakhir. Beberapa daerah di Sulawesi Tenggara (Sultra) terus menghitung penambahan angka orang yang terpapar virus yang berasal dari Wuhan, Cina tersebut. Kota Kendari menjadi salah satu zona merah di Indonesia dengan jumlah kasus tembus 4 ribu. Berikut 5 hal yang wajib diketahui tentang Covid-19.

LAPORAN: AL QARATU AINI, KENDARI.

  1. Virus berkembang dengan cepat

Jumlah orang yang terpapar Covid-19 terus bertambah setiap harinya, dengan gejala yang bervariasi di berbagai lokasi. Dilansir dari Yale Medicine, virus corona merupakan bagian dari 7 virus yang menyebabkan penyakit saluran pernapasan seperti gejala flu biasa hingga penyakit mematikan seperti sindrom pernapasan akut parah (SARS).

Menurut Centers for Disease Control and Prevention – CDC (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika), kasus orang terpapar Covid-19 yang dilaporkan diantaranya dengan gejala ringan atau tanpa gejala dan gejala parah hingga membutuhkan rawat inap, perawatan intensif, hingga menggunakan ventilator.

Dalam beberapa kasus, terpapar Covid-19 dapat menyebabkan kematian. Risiko penyakit meningkat seiring bertambahnya usia. Misalnya, orang yang berusia 50-an berada pada risiko lebih tinggi daripada yang berusia 40-an. Atau mereka yang berusia 60-an hingga 70-an lebih beresiko dibanding yang berusia 50-an. Orang yang berusia 85 tahun atau lebih tua berada pada risiko kematian terbesar.

Kemudian, orang yang tinggal di panti jompo atau fasilitas perawatan jangka panjang dan orang dari segala usia dengan kondisi kesehatan yang sedang buruk, seperti penderita diabetes, penyakit jantung, atau obesitas, juga berisiko tinggi untuk sakit parah.

  1. Mencegah adalah kuncinya

Spesialis penyakit menular Yale Medicine, Joseph Vinetz mengatakan, ada banyak hal yang dapat dilakukan untuk melindungi diri sendiri dan orang lain saat tetap menjalankan aktivitas seperti biasanya. Meskipun masih dalam pandemi Covid-19.

“Hal terbaik yang dapat Anda lakukan saat ini adalah menjaga diri sendiri seperti yang dilakukan untuk mencegah diri Anda untuk tidak terkena flu,” ujar Joseph seperti yang dikutip di laman resmi Yale Medicine.

Joseph menjelaskan, bahwa seseorang bisa tertular flu saat ada penderita yang bersin atau batuk dihadapan kita. Atau bahkan ada virus dari penderita flu yang masih tertinggal di gagang pintu. Olehnya, memakai masker dan mencuci tangan terutama sebelum makan dan menyentuh wajah serta menghindari orang lain yang memiliki gejala mirip flu adalah strategi terbaik saat ini.

  1. Hal yang harus dilakukan

Penelitian juga menunjukkan bahwa sebagian besar orang yang terpapar Covid-19 tidak memiliki gejala atau dengan gejala yang sangat ringan seperti kehilangan indera penciuman. Sehingga mereka mungkin tidak terdeteksi. Bahkan mereka yang akhirnya dinyatakan terpapar, dapat menularkan virus pada orang lain sebelum menunjukkan gejala.

CDC merekomendasikan tindakan pencegahan dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan air yang mengalir setidaknya selama 20 detik. Keringkan tangan secara menyeluruh dengan pengering udara atau handuk bersih. Jika sabun tidak tersedia, gunakan hand sanitizer.

Kemudian, CDC juga menyarankan untuk tetap di rumah jika sedang sakit, utamanya bagi mereka yang memiliki penyakit bawaan. Hindari menyentuh hidung, mata, dan mulut. Gunakan tisu untuk menutupi batuk atau bersin, lalu buang ke tempat sampah.

Jika perlu, gunakan tisu atau semprotkan cairan disinfektan pada gagang pintu, sakelar lampu, meja, keyboard, wastafel, toilet, ponsel, dan permukaan benda lainnya yang sering disentuh.

Jika pergi ke tempat umum atau pada tempat yang sulit untuk menjaga jarak aman, selalu gunakan masker dan face shield atau pelindung wajah. Jika memungkinkan selalu bawa hand sanitizer. Hindari orang yang tidak memakai masker.

  1. Gejala Covid-19

Masing-masing orang dapat mengalami gejala yang berbeda saat terpapar Covid-19. Dimana gejala Covid-19 dapat muncul antara 2 hingga 14 hari setelah terpapar. Menurut CDC, gejala umum yang sering terjadi yakni demam atau menggigil, batuk, sesak napas atau kesulitan bernapas, dan kelelahan.

Kemudian gejala lain seperti nyeri otot atau tubuh, sakit kepala, hilangnya indera perasa atau penciuman, sakit tenggorokan, hidung tersumbat atau meler, mual atau muntah, hingga diare.

  1. Vaksin Covid-19

Para ilmuan terus mengembangkan vaksin untuk menangkal Covid-19. Di Indonesia, pemerintah telah membeli vaksin dari beberapa negara seperti tiga vaksin dari China dan vaksin AstraZeneca dari Eropa.

Sementara, rumah sakit di seluruh negara terus melakukan berbagai tes dan masih mempelajari pendekatan yang paling akurat. Dua jenis tes penting untuk diketahui seperti tes virus yang membantu mendiagnosis infeksi dan tes antibodi untuk dapat mengetahui apakah daya tahan tubuh dapat melindungi untuk tidak terpapar Covid-19.(*)

Facebook Comments