UMKM Kendari Bakal Dapat Bansos Rp300 ribu

50
H Sulkarnain.

KENDARI, BKK- Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang  terdampak pemberlakuan jam malam oleh Pemkot (Pemkot) Kendari, dalam waktu dekat akan disalurkan bantuan sosial (bansos) sebesar Rp300 ribu untuk setiap pelaku usaha dan karyawan yang terdampak.

“Saya sudah memerintahkan dinas sosial (dinsos) untuk melakukan pendataan. Tujuannya, kita akan melakukan substitusi berupa subsidi (bansos) kepada pelaku usaha, termasuk karyawannya yang terdampak aturan pembatasan jam malam,” ungkap Wali Kota Kendari H Sulkarnain, Senin (14/9).

Ia melanjutkan, berdasarkan informasi dari Asosiasi Rumah Makan, Karaoke, dan Pub (Arokap) Kota Kendari, terdapat sekitar 600 pelaku UMKM dan karyawan yang terdampak pemberlakukan jam malam ini. Mereka didominasi pelaku usaha yang menjalankan usahanya mulai pukul 19.00-00.00 Wita.

“Saat ini masih dalam tahap pendataan. Setelah rampun dikumpulkan, diverifikasi dulu oleh Inspektorat. Setelah itu kami salurkan kembali bantuannya. Total bantuannya sama seperti yang lalu yakni Rp300 per orang dan hanya sekali diberikan,” kata Sulkarnain.

Adapun pemberlakuan jam malam ini, kata Sulkarnain, adalah satu-satunya jalan terbaik untuk mengendalikan wabah Covid-19.

“Karena terpaksa dilakukan untuk mengantisipasi penularan Covid 19 yang semakin tinggi di Kota Kendari.

Sebelumnya, Ketua Arokap Kendari Amran menyampaikan keluhan para pengusaha entertainment dan sektor jasa lainnya yang tergabung dalam asosiasi tersebut, terkait penerapan Surat Edaran (SE) Wali Kota Kendari Nomor: 443.1/2992/2020 tentang Pembatasan Aktivitas Masyarakat.

“Kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari itu sangat berdampak terhadap aktivitas usaha para anggota asosiasi. Pasalnya, mayoritas usaha yang dijalankan pengurus Arokap itu beraktivitas pada malam hari. Kami harap pemkot bisa meninjau ulang keputusan tersebut atau setidaknya ada stimulus bantuan bagi kami yang terdampak,” tutupnya. (m1/iis)

Facebook Comments