Pansus Covid-19 Minta Pemkot Buka Data Penggunaan Anggaran Refocusing

26
Andi Silolipu. (FOTO: MITA/BKK)

KENDARI, BKK – Ketua Panitia Khusus (Pansus) Coronavirus disease 2019 (Covid-19) Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari Andi Silolipu, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari untuk membuka data penggunaan anggaran refocusing akibat Covid-19.

“Kita minta pemkot mau transparan ke kami (DPRD) soal pengelolaan anggaran tersebut. Karena data tersebut sampai detik ini belum juga di kasi ke kami, padahal kami hanya ingin menjalankan tugas pengawasan,” ujar Andi, Senin (21/9).

Menurutnya, hal itu penting untuk dilakukan, agar tidak ada yang merasa dirugikan. Karena, alas dia, banyak laporan yang didapatkannya bahwa pemberian bantuan yang terdampak Covid-19 tidak merata.

“Oleh karenanya, kami menyarankan agar pemkot membuka data penggunaan anggaran, sehingga tidak ada yang salah persepsi. Ini uang rakyat, dan rakyat harus tahu. Olehnya itu pemerintah sebaiknya terbuka dan transparan soal anggaran refocusing itu,” paparnya.

Ketua Komisi II DPRD Kendari ini mengungkapkan, permintaan pansus bukanlah tanpa alasan, pasalnya, banyak aduan masyarakat yang masuk di DPRD terkait ada indikasi kecurangan dalam pemberian bantuan. Baik bantuan paket sembako ataupun bantuan lainnya.

“Salah satu contohnya seperti bantuan sembako, itu mereka melapor katanya paket sembakonya dikurangi, kemudian ada juga yang melapor bahwa dirinya tidak masuk data penerima, padahal dia terdampak Covid-19,” tandasnya.

“Setelah kita konfirmasi ke pemkot, mereka (pemkot) berdalih ada yang terlewat. Nah, inikan bahaya,” tambahnya. (m1/nir)

Facebook Comments