Covid-19 “Mengamuk”: 2 Kantor Tutup, 1 Kepala Dinas Positif

88

Kendari, BKK- Dua kantor dinas di Kota Kendari tutup menyusul ada pegawainya terpapar coronavirus disease 2019 (Covid-19). Yang satu Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Kendari, satunya lagi Kantor Badan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kabar tidak mengenakan ini masih ditambah dengan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sultra dr Muhammad Ridwan terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil swab test Rumah Sakit (RS) Bahteramas Kendari.

Itu disampaikannya sendiri dr Muhammad Ridwan melalui video konferensi persnya, Senin (21/9).

“Sore tadi (kemarin, red), saya telah dinyatakan terkonfirmasi positif corona,” ujar Ridwan.

Ia mengatakan, kondisinya dalam keadaan stabil, dirinya tanpa gejala apa pun.

“Saya harap tema-teman untuk menjaga kesehatan, bahwa corona ini adalah penyakit yang harus kita putus rantai penularannya,” imbuhnya.

Masih kata dia, Ridwan mengaku dirinya mempersiapkan diri untuk menjalankan isolasi mandiri di gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sultra.

“Doakan saya, agar bisa segera sembuh,” pintanya.

BPKAD Tutup Sampai 30 September

Kepala Badan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sultra Dra Hj Isma membenarkan adanya penutupan kantornya.

“Iya benar, saya tutup sampai 30 September. Ada 3 (pegawai) yang positif Covid-19,” kata Hj Isma saat dikonfirmasi wartawan Berita Kota Kendari melalui media perpesanan, Senin (21/9).

Dikatakan, penutupan berlaku mulai Senin (21/9). Meski kantor tutup, ia menegaskan, pihaknya tetap beraktivitas seperti biasa namun tidak masuk kantor.

“Jadi kegiatan kantor kita selesaikan di rumah semua,” jelasnya.

Ia berpesan agar tetap patuh dan taat terhadap imbauan pemerintah sesuai dengan protokol kesehatan.

“Utamanya kita jaga kebersihan, rajin cuci tangan, dan jaga jarak dengan bagus,” katanya.

Disdukcapil Tutup Total

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Kendari menutup segala bentuk pelayanan administrasi yang ada, untuk menghindari penyebaran Covid-19, setelah salah satu pegawainya terinfeksi virus asal Tiongkok ini.

Sekretaris Disdukcapil Sulkarnain melalui sambungan telepon menerangkan, Senin (21/9), pegawainya yang terkonfirmasi positif berdasarkan hasil swab test adalah seorang laki-laki.

“Saat ini kami semua di Disdukcapil sedang menjalani rapid test untuk mengetahui jika terjadi penularan, sebab yang bersangkutan sempat membantu pelayanan dalam menyosialisasikan aplikasi Jaga Kendari (Jari),” beber Sulkarnain.

Menurut dia, pegawai positif sejatinya bertugas di ruang belakang, tapi karena beberapa hari ini Disdukcapil kekurangan tenaga, akhirnya yang bersangkutan ikut membantu di depan.

“Kami terpaksa menutup layanan selama dua hari, guna mencegah penularan. Sekalian untuk melihat hasil rapid test dan lab semua pegawai Disdukcapil,” jelasnya.

Sebelumnya, pihak Disdukcapil mengeluarkan pengumuman yang bunyi, “Dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan Disdukcapil Kota Kendari, dengan ini disampaikan kepada seluruh warga Kota Kendari, untuk sementara pelayanan administarsi kependudukan dan pencatatan sipil, baik di kantor dinas maupun di kantor unit pembantu teknis dinas (UPTD) dukcapil di kecamatan, ditutup selama 2 hari. Terhitung sejak Senin (21/9) sampai 22 September 2020. (m3-m1-m2/iis)

Facebook Comments